LAMPUNG SELATAN,Eternitynews.id
Masyarakat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan aksi penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan sejumlah kepala desa.
Peringatan tersebut disampaikan Polsek Palas melalui imbauan Kapolsek Palas IPTU Suyitno, S.H. Masyarakat diminta tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau permintaan transfer uang yang mengatasnamakan kepala desa maupun pejabat pemerintahan desa.
Modus Mengatasnamakan Kepala Desa
Dalam imbauan yang beredar, pelaku diduga menggunakan media WhatsApp untuk menghubungi calon korban dengan mengatasnamakan salah satu kepala desa di wilayah Kecamatan Palas.
Pelaku kemudian disebut meminta bantuan berupa transfer uang ke rekening tertentu. Dalam percakapan yang ditampilkan pada poster imbauan, terdapat permintaan nominal uang serta informasi rekening yang disebut sebagai tujuan transfer.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena komunikasi dilakukan melalui nomor WhatsApp yang bukan merupakan kontak resmi kepala desa yang bersangkutan.
Polsek Palas mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai permintaan semacam itu.
Jangan Terjebak Karena Menggunakan Nama Pejabat
Modus mengatasnamakan orang yang dikenal atau memiliki jabatan di pemerintahan berpotensi membuat korban merasa percaya dan segera memenuhi permintaan.
Karena itu, masyarakat diminta melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada orang yang namanya dicatut sebelum melakukan transaksi apa pun.
Jangan hanya mengandalkan foto profil, nama akun WhatsApp, maupun isi pesan sebagai dasar untuk memastikan identitas seseorang.
Polisi: Segera Laporkan Jika Menemukan
Kapolsek Palas IPTU Suyitno mengimbau masyarakat yang menerima pesan mencurigakan agar tidak melayani permintaan transfer dan tidak memberikan data pribadi.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penipuan tersebut kepada pihak kepolisian, termasuk Polsek Palas.
Selain itu, masyarakat dapat menggunakan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau hendak melaporkan kejadian yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
Empat Pesan Penting untuk Warga
Dalam imbauannya, masyarakat ditekankan untuk:
❌ Tidak langsung mempercayai pesan atau permintaan uang.
❌ Tidak melakukan transfer uang sebelum identitas dan tujuan transaksi dikonfirmasi.
❌ Tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang belum dapat dipastikan identitasnya.
✅ Selalu melakukan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.
KUPAS TUNTAS
Kasus seperti ini menunjukkan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kerugian akibat penipuan berbasis komunikasi digital.
Jika menerima pesan yang mengatasnamakan kepala desa atau pejabat lainnya, jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya karena nama yang digunakan dikenal.
Langkah paling aman adalah menghentikan sementara komunikasi transaksi, melakukan konfirmasi melalui kontak resmi atau bertemu langsung, menyimpan bukti percakapan, dan melaporkannya kepada kepolisian apabila terdapat dugaan tindak pidana.
Polisi mengingatkan: kenali, konfirmasi, baru bertindak. Jangan sampai kepercayaan dimanfaatkan menjadi pintu masuk kerugian.
(Syah)












Leave a Reply