Gowa, 14 Juli 2026 – Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa mengagendakan terperiksa Bupati Gowa Husniah Talenrang hari ini setelah sebelumnya dijadwalkan 9 Juli 2026 yang lalu.
Sebelumnya 11 Juli yang lalu, Keluarga Besarnya mengeluarkan Pernyataan sikap yang berisikan Dukungan ke Pansus Hak Angket DPRD Gowa untuk melanjutkan Pemeriksaan terhadap Husniah Talenrang dan Muhammad Basri atau BK yang menjadi Biang Carut marutnya roda Pemerintahan yang berimplikasi langsung ke Akuntabilitas APBD Kabupataen Gowa.
Konferensi Pers itu bertempat di rumah Peninggalan Orang tua “HT” di Dusun Kaluarrang Desa Manjapai Bontonompo selatan.
Dalam pernyataan itu juga disebutkan Keluarga besar keberatan disangkut pautkan dengan Persoalan Pribadi yang melibatkan terperiksa. Bahkan Keluarga Besar memaparkakan bahwa memang setahun terakhir terjadi kelakuan, etika tak Pantas dan berulangkali kami bersaudara menasehati namun tidak diindahkan bahkan dengan getol melakukan pembelaan dan berusaha memutar balikan Fakta.
Kepada HT dan BK hadiri dan hadapilah pemeriksaan Hak Konstitusional Angket DPRD secara kesatria dan jangan pernah membawa bawa Keluarga Besar dalam persoalan ini, juga kepada orang orang di sekitarnya agar berhenti membuat konten yang menggiring issu seolah olah Keluarga Besar selalu mendukung dan mengetahui permasalahan amoral tersebut.
Pada Kesempatan sehari sebelumnya Suami dari HT, Khaerul Aco Dg Muntu juga telah melaporkan kasus Penggelapan, Penipuan dan Memberikan Kesaksian Palsu kepada HT dan 2 orang dekatnya atas kongkalikong dan sabotase data hingga keluarnya akte cerai yang dikeluarkan Pengadilan Agama Makassar.
Dengan Demikian selain DPRD selaku Perwujudan seluruh warga dan masyarakat Gowa, ada Keluarga Besar dan Juga suami secara faktual, fix dan terang benderang mengarah ke HT dan BK sebagai Biang Gaduh Masyarakat Gowa.
Tidak cukup kegaduhan yang mereka perbuat bukannya menyesal dan tenang menghadapi permasalahan agar semuanya bisa baik ke depan, bahkan malam malam sehari sebelum menghadiri Sidang Pansus Hak Angket, beredar tangkapan layar bukti percakapan di WA adanya upaya mengumpulkan Preman yang tiada lain dimaksudkan untuk membuat masyarakat Gowa berhadap hadapan bahkan disinyalir menghadirkan ormas tertentu dari Luar Kota Sungguminasa dengan Pakaian khas Hitam.














Leave a Reply