EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Dana Desa Cair, 8 Warga Karang Agung Terima BLT Rp1,8 Juta

SIMPANG, OKU SELATAN, 23/05/2026

Tepuk tangan dan mata berkaca-kaca pecah di Balai Desa Karang Agung, Sabtu 23/5/2026 Pemerintah Desa Karang Agung, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun anggaran 2026.

Delapan Keluarga Penerima Manfaat menunduk haru saat amplop cokelat berisi uang tunai diserahkan langsung. Masing-masing KPM menerima Rp300.000 per bulan, dibayarkan sekaligus untuk enam bulan: Januari hingga Juni. Total yang dibawa pulang hari itu: Rp1,8 juta per keluarga.

Pembagian BLT-DD disaksikan lengkap oleh unsur pimpinan. Hadir BPD, Bhabinkamtibmas, perwakilan Kecamatan Simpang, Pendamping Desa, PLD, Ketua Lembaga Adat Desa, dan seluruh aparatur desa.

Kepala Desa Karang Agung, Adi Gautama, S.H., menegaskan penyaluran tahun ini tetap menyasar warga paling rentan. “Di tahun 2026 ini kembali kami distribusikan BLT bagi masyarakat yang kurang mampu. Tahun ini 8 KPM. Masing-masing Rp300.000 per bulan. Kita bagikan 6 bulan sekaligus, jadi satu KPM terima Rp1.800.000,” terangnya.

Kades Adi berpesan tegas: bantuan dipakai untuk hal mendesak. “Gunakanlah bantuan ini untuk keperluan seperti membeli obat, keperluan rumah tangga, ataupun untuk keperluan anak yang masih sekolah. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi bapak dan ibu semuanya,” ujarnya.

Kasi PMD Kecamatan Simpang, Aan Ardiansyah, yang mewakili Camat Mashur Darori,S.Sos., memastikan proses seleksi sudah sesuai regulasi. “Alhamdulillah penerima BLT memang orang-orang yang layak. Seperti lansia, warga yang mengalami sakit, dan janda. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi bapak ibu semuanya,” kata Aan.

Pemerintah pusat memang mewajibkan minimal 10% Dana Desa untuk BLT bagi warga miskin ekstrem. Karang Agung memilih menyalurkan secara tunai dan transparan di balai desa.

Testimoni paling menggetarkan datang dari Askolani, warga yang akrab disapa Ujang. Matanya merah menahan haru. “Apa lagi seperti saya ini, Pak. Anak saya mengalami sakit yang setiap minggunya selalu cuci darah. Dengan adanya bantuan ini, tentunya sangat membantu kami,” ucapnya lirih.

Ujang tak henti berterima kasih. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih. Semoga apa yang telah diberikan kepada kami ini akan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tuturnya.

Kades Adi Gautama menutup kegiatan dengan apresiasi. “Kami ucapkan terima kasih kepada stakeholder yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan ini,” katanya.

Penyaluran BLT-DD di Karang Agung jadi cermin: dana desa tak berhenti di infrastruktur. Saat warga sakit, saat lansia tak berdaya, negara hadir lewat amplop cokelat. Dari desa, asa keadilan sosial dikawal rupiah demi rupiah.

—Romy Batara 94—

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *