EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Sorotan Tajam: Diduga Lalaikan Dana Bidan Desa & PAUD, Oknum Kades Suka Baru Dituding Beli Sawah Hasil Penyimpangan

OKU TIMUR – Dugaan penyimpangan keuangan desa yang mencoreng wajah birokrasi terkuak di Desa Suka Baru, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur. Kepala Desa setempat kini menjadi sasaran sorotan tajam terkait dugaan penggelapan dana operasional vital masyarakat yang tidak disalurkan selama bertahun-tahun, hingga muncul dugaan kuat bahwa uang tersebut dialihkan untuk kepentingan pribadi berupa pembelian tanah subur seluas satu hektar.

Informasi yang diterima awak media menyoroti dugaan ketidakberesan yang terjadi secara berulang dalam kurun waktu cukup panjang, yakni rentang tahun anggaran 2023 hingga 2025. Dana yang seharusnya menjadi hak hidup dan semangat kerja para tenaga kesehatan di tingkat paling bawah—Bidan Desa—serta anggaran untuk kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pelayanan kesehatan warga di Posyandu, diduga kuat tidak pernah tersentuh oleh penerimanya. Dana tersebut seolah menghilang atau terhenti di tengah jalan tanpa kejelasan pertanggungjawaban yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif.

Kecurigaan publik semakin meluas dan memuncak setelah muncul laporan yang menyebutkan oknum Kepala Desa Suka Baru tersebut diduga menggunakan aliran dana yang tidak jelas asal-usulnya—yang diyakini bersumber dari penyimpangan anggaran desa—untuk mengakuisisi aset pribadi berupa sebidang tanah sawah seluas satu hektar. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat yang merasakan dampak kekeringan anggaran: Bagaimana cara mendapatkan dana untuk membeli lahan produktif tersebut jika bukan dari uang yang seharusnya mengayomi warga?

Berupaya mengurai benang kusut dan menegakkan kebenaran jurnalistik, awak media segera berinisiatif melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang terlibat. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu total. Berbagai upaya dilakukan untuk mendatangi maupun menghubungi oknum Kades Suka Baru guna meminta klarifikasi, penjelasan alur anggaran, serta membantah atau membenarkan tudingan tersebut, tidak membuahkan hasil. Pihak yang dituduhkan tampaknya menutup diri sepenuhnya dan enggan membuka data atau fakta yang dimiliki.

Kondisi bungkamnya pemimpin desa justru semakin menebalkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi rapat. Warga berhak mengetahui nasib anggaran yang seharusnya menjamin pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta tumbuh kembang generasi penerus desa mereka.

Kasus ini menjadi bukti nyata pentingnya transparansi penggunaan uang rakyat di pemerintahan desa. Awak media tetap membuka ruang luas bagi oknum Kades maupun pihak berwenang untuk memberikan penjelasan terang benderang dan membuktikan ketidak bersalahannya di hadapan publik.

Penulis
Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *