Kab bandung barat
Lapangan Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, dipadati ribuan warga dalam peluncuran Hari Desa Nasional 2026 sekaligus kick off Liga Desa musim 2026–2027, Sabtu (10/10/2026). Kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM, selebritas Raffi Ahmad, perwakilan Kementerian Desa, dan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menjadi magnet yang menyedot perhatian masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak rangkaian kegiatan berlangsung. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi lapangan untuk menyaksikan agenda tersebut. Suasana semakin meriah ketika penyanyi Siti KDI tampil menghibur warga sebelum pertandingan perdana dimulai.

Bagi masyarakat Cikalongwetan, pelaksanaan kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena wilayah mereka dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan acara yang melibatkan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat desa.
Peringatan Hari Desa Nasional sekaligus menjadi ajang berkumpulnya seluruh jajaran Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung Barat. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas antarkepala desa sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendorong kemajuan wilayah pedesaan.
Ketua APDESI Kabupaten Bandung Barat, H. Diki Rohani, S.Pt., menyampaikan rasa bahagianya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Sebagai ketua yang baru terpilih, ia menilai momentum Hari Desa Nasional memiliki arti penting bagi penguatan peran pemerintah desa.
Menurut Diki, perhatian pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terhadap desa harus menjadi dorongan nyata bagi kepala desa untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bahagia dengan adanya Hari Desa Nasional ini. Desa mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah kabupaten. Tentu ini menjadi semangat baru bagi kami semua,” ungkap Diki.
Ia menegaskan, kemajuan desa tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Dibutuhkan kebersamaan, kerja keras, serta kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
“Kami berharap momentum ini menjadi gairah baru bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung Barat untuk terus bahu-membahu bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Tujuannya jelas, bagaimana desa semakin maju dan masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.
Liga Desa Dimulai, Wangunsari Hadapi Cisomang Barat
Selain memperingati Hari Desa Nasional, peluncuran Liga Desa 2026–2027 menjadi salah satu agenda utama yang dinantikan masyarakat. Kompetisi ini diharapkan mampu menghidupkan semangat olahraga di tingkat desa sekaligus menjadi wadah untuk mengembangkan bakat sepak bola lokal.
Diki mengungkapkan, pertandingan perdana mempertemukan Desa Wangunsari melawan Desa Cisomang Barat. Laga pembuka tersebut menjadi penanda dimulainya kompetisi Liga Desa musim 2026–2027.
Lebih dari sekadar pertandingan, Liga Desa diharapkan dapat mempererat persaudaraan antarwarga, menumbuhkan sportivitas, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kemeriahan acara di Cikalongwetan menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang melibatkan desa secara langsung. Namun, momentum ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni dan hiburan semata.
Perhatian terhadap desa perlu ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, Hari Desa Nasional benar-benar menjadi momentum kebangkitan desa dan penguatan pembangunan di Kabupaten Bandung Barat.
Pertajam judul dan pembuka berita
Kurangi pengulangan antusiasme warga
Perkuat fokus pada peran APDESI
Dudy














Leave a Reply