SINAR BARU, BUAY PEMACA 20/08/2026
Tepat delapan hari setelah musibah kebakaran melanda dan menghanguskan hunian warga di Dusun 3, Desa Sinar Baru, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, kepedulian pemerintah daerah hadir nyata di tengah warga yang sedang berduka. Pada Rabu sore, 19 Agustus 2026, tim gabungan dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
Penyerahan bantuan dilakukan tepat di hadapan sisa bangunan yang hangus dilalap si jago merah. Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, peralatan dapur, selimut, tikar, serta perlengkapan penyimpanan guna meringankan beban keluarga korban dan membantu mereka bertahan di masa sulit ini.
Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Dinas Sosial OKU Selatan, Dodi Soheh, didampingi perwakilan BPBD, Hafiz. Turut hadir Kasi Pemerintahan Kecamatan Buay Pemaca, Juprizer, yang mewakili Camat, serta perwakilan Pemerintah Desa Sinar Baru, Kaur Kesra Agus Anjoyo, dan Kepala Dusun 3 yang mendampingi proses verifikasi data di lapangan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya diserahkan kepada pemilik rumah yang terbakar habis, tetapi juga memperhatikan tetangga terdekat yang terdampak asap maupun kerusakan akibat peristiwa tersebut. Langkah ini diambil sebagai wujud penanganan bencana yang inklusif, memastikan tidak ada warga yang terabaikan.
“Saat ini prioritas utama kami adalah memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, agar mereka dapat bertahan sementara waktu sambil mempersiapkan langkah pemulihan hunian ke depannya,” ujar Dodi Soheh di lokasi kejadian.
Keluarga korban menerima bantuan tersebut dengan penuh haru dan rasa syukur. Meski kehilangan harta benda yang telah dibangun lama, kehadiran pemerintah dan solidaritas sesama warga menjadi penyejuk hati serta penguat semangat untuk bangkit kembali. Peristiwa ini pun menjadi pengingat bersama agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di tengah musim kemarau, serta menjaga kerukunan sebagai kekuatan utama saat musibah datang menghampiri.
Penulis
Romy Batara 94













Leave a Reply