EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Ade Wawan Ajak Masyarakat Rawat Alam, Tanam Pohon untuk Generasi Mendatang

Kab bandung barat

Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus didorong melalui aksi nyata penanaman pohon. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari PKB, Ade Wawan, turut melakukan penanaman pohon 20 agustus 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap alam sekaligus meninggalkan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Wawan menegaskan bahwa alam bukan hanya milik seseorang atau kelompok tertentu, melainkan menjadi bagian penting dalam kehidupan seluruh masyarakat. Karena itu, menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Karena alam ini harus dirawat, harus dilestarikan. Kemanfaatannya bukan untuk seseorang, tetapi untuk banyak orang,” ujar Ade Wawan.

Pohon yang ditanam di antaranya jenis ketapang biola dan lengkeng. Menurut Ade Wawan, ketapang biola dipilih karena memiliki daun yang lebar, pertumbuhannya relatif cepat, serta tidak membutuhkan perawatan yang sulit.

Ia berharap pohon-pohon tersebut dapat tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi sumber keteduhan bagi siapa saja yang berada di lingkungan tersebut.

“Meskipun saya sudah tidak menjadi dewan nanti, pohon ini tetap hidup dan bisa memberikan manfaat untuk manusia dan yang lainnya. Termasuk para jurnalis nanti kalau pohonnya sudah tinggi,” katanya sambil tersenyum.

Ade Wawan juga mengajak masyarakat untuk membangun hubungan yang harmonis dengan alam. Menurutnya, manusia harus belajar bersabar dalam merawat lingkungan karena alam yang dijaga dengan baik pada akhirnya akan memberikan manfaat kembali kepada manusia.

“Kita harus mencintai alam, alam pun akan mencintai kita. Kita harus bersabar dengan alam, alam pun akan bersahabat dengan kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ade Wawan menyampaikan bahwa pohon tersebut merupakan bagian dari wakaf yang diberikan olehnya sebagai bentuk amal dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia juga mengingatkan bahwa manusia memiliki hubungan yang sangat erat dengan tanah dan alam. Ia mengutip ayat Al-Qur’an tentang asal penciptaan manusia dari tanah dan kembalinya manusia ke tanah.

“Semua manusia diciptakan Allah SWT dari tanah, kita akan kembali lagi ke tanah dan akan dikeluarkan lagi dari tanah. Karena itu, kita harus bersahabat dengan tanah,” ungkapnya.

Penanaman pohon tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pesan penting bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap penghijauan. Sebab, manfaat pohon tidak hanya dapat dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.

Langkah sederhana menanam satu pohon, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan. Pohon yang dirawat hari ini akan tumbuh menjadi sumber udara bersih, keteduhan, keindahan, serta manfaat ekologis bagi masyarakat di kemudian hari.

“Menanam pohon itu mungkin manfaatnya tidak langsung kita rasakan. Tetapi suatu saat nanti pohon ini akan besar dan memberikan manfaat kepada banyak orang,” pungkasnya.

Dudy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *