EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Selamatkan PMI Sekarat di Bandara, Inilah Kolaborasi Ciamik Satgas P2MI Projo dan KP2MI

Wakil Sekretaris Satuan Tugas Peduli Pekerja Migran Indonesia (Satgas P2MI) Projo mengatakan, kami (Satgas P2MI Projo) dan KP2MI sama-sama bertekad untuk melindungi pekerja migran indonesia dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Hal ini dibuktikan saat KP2MI menerima kedatangan PMI sakit an Risna Yuliani Brigita dari BBKK / KKP ( Balai Besar Karantina Kesehatan).
“Saat itu, Kami Satgas P2MI Projo mendapat informasi 1 orang PMI asal Palu Sulawesi Tengah (Irlis) yang diberangkatkan melalui program SPSK sudah selesai menjalani kontrak kerja selama 2 tahun dan akan pulang ke tanah air. Namun saat akan terbang dari Arab Saudi PMI tersebut memberikan informasi kondisinya kurang sehat,’ ucap Martin.
Setelah berkoordinasi dengan Ketua dan Sekretaris Satgas di DPP Projo, sambung Martin. Maka diputuskan untuk membawa ambulance untuk menjemput PMI tsb.
“Pukul 15:40 pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dan kami bertemu dengan PMI tersebut pukul 17:30. Namun ada 1 orang PMI asal Makassar Sulawesi Selatan bersama Irlis PMI yang kami jemput. Karena kami tidak menerima info PMI asal Makassar ini kami ajak bersama-sama untuk melapor ke lounge KP2MI,” jelasnya.
Usai di Lounge KP2MI, PMI Irlis ingin menyampaikan keinginannya untuk langsung pulang ke Palu dan kami bantu mendapatkan tiketnya. Setelah itu, kami melakukan monitoring di terminal 3 dan kembali ke lounge KP2MI.
Saat kembali di lounge, kami melihat petugas di lounge KP2MI sedang berupaya berkomunikasi dengan PMI Risna asal Lombok Timur NTB yang tampak tak sadarkan diri.
Melihat kondisi PMI Risna kian mengkhawatirkan, petugas KP2MI meminta bantuan Satgas P2MI Projo.
“Karena PMI Risna terlihat matanya naik ke atas dan mulutnya megap-megap (terbuka tertutup) kami (Satgas P2MI Projo) dengan senang hati membantu teman-teman KP2MI. Secara kebetulan kami (Satgas P2MI Projo) membawa ambulance dan posisi ambulance petugas sedang berada lebih jauh dari lokasi kejadian,” ucap Martin menggambarkan.
Seharusnya, masih kata Martin, PMI Risna akan kami bawa ke RS Polri Kramatjati, namun, melihat kondisi PMI Risna sangat mengkhawatirkan maka petugas KP2MI meminta Satgas P2MI mengantarkan PMI Risna ke RS terdekat. “Saat ini PMI Risna sudah ditangani di RSUD Dr Sitanala Tangerang. Kami selalu berkoordinasi dengan KP2MI. Inilah sinergitas, kolaborasi yang terjalin antara Satgas P2MI Projo dan KP2MI demi melindungi pahlawan devisa,’ ucap Martin.
Sementara Ketua Satgas P2MI Projo Judi Panca Nugroho mengapresiasi koordinasi yang berjalan harmonis antara Satgas P2MI Projo, KP2MI dan BP3MI Banten.
“Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara KP2MI, BP3MI dan Satgas P2MI Projo menunjukkan kepedulian yang tinggi dalam melindungi PMI. Inikan ibaratnya satu tarikan nafas. Kondisi darurat, waktu mendesak dan langkah yang tepat dan terukur,” ucapnya.
Selanjutnya, Judi berjanji akan membangkitkan kembali semangat Satgas P2MI Projo di berbagai daerah yang sempat surut lantaran Srikandi Satgas menghadap Sang Pencipta (alm Sinnal Blegur Ketua Satgas).
“Saya akan meneruskan perjuangannya dan akan membangun kembali serta menanamkan nilai-nilai luhur yang telah diberikannya kepada Satgas P2MI Projo. Kami siap berdampingan dengan KP2MI dan stakeholder terkait untuk melindungi PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dan inilah nilai luhur yang kami lakukan sejak pemerintahan Presiden RI ke-7 Joko Widodo,” tutupnya
Sekretaris Satgas P2MI Projo Anggi Muhammad Nur selain mengapresiasi, Ia juga menyoroti soal keberangkatan PMI Risna.
“Mungkin kita perlu menelusuri siapa yang memberangkatkan PMI Risna. Apakah pmi tersebut ditempatkan secara unprosedural, perseorangan atau apa? Kan ini harus ditelusuri supaya ada kepastian,” tegasnya.
Kita harus memiliki rasa empati dan kepedulian yang tinggi. Bagaimana jika kejadian ini menimpa kawan, saudara atau keluarga kita?
“Kami sudah menyebarluaskan informasi ini lewat berbagai jejaring yang kami miliki untuk mencari orang atau PT yang harus bertanggungjawab atas kejadian yang menimpa PMI Risna, dan pelaku harus segera ditemukan untuk mempertanggung jawabkan kejadian ini. Karena info terakhir yg kami terima, PMI Risna sudah ditangani BP3MI Serang dan ditempatkan di RS Soeharto Grogol,” jelasnya.

Untuk itu, Anggi mengajak seluruh stakeholder mulai dari KP2MI, BP3MI Banten, Aparat kepolisian serta organisasi lainnya agar berperan aktif dalam memberikan pelindungan kepada PMI mulai dari hulu. Tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *