BUAY PEMACA, OKU SELATAN 26/09/2026
Media Cetak Nasional Eternity News
Ancaman raksasa hutan kian nyata. Sabtu ini, tak henti duka dan cemas menyelimuti warga OKU Selatan. Baru siang tadi, pukul 11.00 WIB, seorang warga Desa Sumber Ringin, Kecamatan Buay Pemaca, menjadi korban keganasan gajah liar yang tiba-tiba menerkam saat ia sedang mencari makanan kambing
Sulaiman — demikian nama korban — sedang tenang-tenang saja mengarit rumput untuk pakan kambing miliknya. Tak ada tanda-tanda bahaya. Tiba-tiba, dari balik semak belukar yang rimbun, seekor gajah liar muncul tanpa suara. Sebelum sempat lari, hantaman keras mendarat di tubuhnya. Korban terlempar, tangan kanannya patah seketika. Rasa sakit yang luar biasa menyelimuti tubuhnya.
Beruntung warga lain puji prastio yang berada tak jauh dari lokasi segera menolong. Berita serangan itu pun dengan cepat sampai ke telinga Kapolsek Buay Pemaca.
Mendengar laporan itu, Kapolsek Buay Pemaca, Ipda endi, tidak menunggu lama. Ia langsung mengerahkan personil menuju lokasi kejadian guna memastikan keselamatan warga sekaligus membantu evakuasi korban ke puskemas tanjung durian
“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Saya menghimbau seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di dekat kawasan hutan, untuk tidak beraktivitas sendirian di ladang atau kebun. Selalu bergerak berkelompok, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan gajah,” tegas Ipda endi.
Dua Korban dalam Sehari, Warga Mendesak Solusi Nyata
ini terjadi tak lama setelah serangan serupa menimpa warga Desa Sinar Danau di kecamatan yang sama, di mana korban mengalami patah tangan. Dua peristiwa mengerikan dalam satu hari mempertegas: bahaya bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan kenyataan yang mengintai setiap saat.
Warga berharap imbauan kehati-hatian ini segera diikuti langkah nyata dari pemerintah. Pemindahan satwa atau pemasangan pagar pengaman yang dijanjikan sejak lama tidak boleh lagi sekadar wacana. Nyawa warga terlalu berharga untuk ditunda-tunda.
Penulis
Romy Batara 94














Leave a Reply