PALEMBANG, 23/05/2026 – Peringatan keras menggema dari Mapolda Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. resmi menerbitkan ultimatum: begal dan pelaku kejahatan jalanan harus angkat kaki dari Bumi Sriwijaya.

“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Kami akan bertindak tegas terukur demi keselamatan masyarakat dan anggota di lapangan,” tegas Irjen Sandi, dikutip dari pernyataan resmi Bidhumas Polda Sumsel, Minggu [25/5/2026].
Ultimatum ini bukan gertak sambal. Polda Sumsel merilis 4 langkah kunci yang langsung dijalankan:
- Patroli & Pengamanan 24 Jam Titik rawan kejahatan disisir siang-malam. Tim patroli presisi disiagakan di jalan sepi, jembatan, dan jalur pulang kerja.
- Tindakan Tegas Terukur: Pelaku yang membahayakan nyawa warga dan petugas tak akan diberi ampun. Senjata boleh bicara jika melawan.
- Implementasi Presisi Kapolri Selaras program prioritas Presiden, jaga stabilitas nasional dan iklim investasi. Sumsel aman, ekonomi jalan.
- Profesional & Berintegritas Penegakan hukum humanis, tapi tak ragu sikat penjahat.
Polda Sumsel buka keran pengaduan selebar-lebarnya. Call Center 110 aktif 24 jam, bebas pulsa. “Segera lapor aksi begal, tindak kriminal, atau gangguan kamtibmas. Tim patroli dan satuan reserse siap merespons cepat dan presisi,” tulis Polda.
Kehadiran polisi di tengah warga jadi harga mati. Tujuannya satu: rasa aman. Masyarakat bisa beraktivitas tanpa was-was, roda ekonomi berputar, investor tak ragu masuk Sumsel.
Polda menjamin ultimatum ini berdampak langsung:
– Rasa Aman: Warga beraktivitas kapan saja dengan tenang.
– Stabilitas Ekonomi Situasi aman dukung pertumbuhan dan investasi daerah.
– Kepercayaan Publik Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan.
– Pembangunan Lancar: Kamtibmas kondusif jadi fondasi pembangunan.
Komitmen Polda Sumsel jelas: tingkatkan pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum demi Sumsel yang aman, damai, dan sejahtera. Sinergi dengan TNI, pemda, dan masyarakat terus diperkuat.
Ultimatum ini jadi sinyal: era begal merajalela di Sumsel akan ditutup. Pilihannya tinggal dua: berhenti atau berhadapan dengan hukum.
Jika Anda melihat atau menjadi korban kejahatan jalanan, segera hubungi 110. Jangan main hakim sendiri. Percayakan pada Polisi._
—Romy Batara 94 —












Leave a Reply