Kab bandung barat
Penguatan organisasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) di Jawa Barat terus dilakukan. Puluhan pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari sejumlah kabupaten dan kota berkumpul di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (30/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi berbagai agenda ke depan.
Konsolidasi digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Jawa Barat di Grand Sunshine Resort & Convention, Kecamatan Soreang. Forum itu mempertemukan jajaran pengurus wilayah dengan pimpinan DPD dari berbagai daerah.
Ketua Umum DPP IWO Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, S.H., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran Sekretariat Jenderal DPP, Ketua PAW DPW IWO Indonesia Jawa Barat Imam Syafe’i, Sekretaris DPW Ade Haerudin Hamzah serta para pengurus DPD.
Bagi jajaran organisasi, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda rutin. Rakor menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai arah organisasi, memperkuat komunikasi antarwilayah dan memastikan struktur IWO Indonesia di Jawa Barat dapat bergerak lebih efektif.
Icang Dorong DPD Aktif Bergerak
Icang Rahardian menilai Jawa Barat mempunyai posisi strategis dalam perkembangan IWO Indonesia. Karena itu, soliditas pengurus di tingkat wilayah hingga daerah dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperkuat organisasi secara nasional.
Ia meminta keberadaan organisasi tidak berhenti pada struktur kepengurusan semata. Setiap jajaran diharapkan mampu menjalankan program dan membangun komunikasi yang produktif dengan berbagai elemen masyarakat.
“Jawa Barat merupakan motor penggerak bagi seluruh provinsi dalam memajukan organisasi IWO Indonesia,” kata Icang.
Ia juga mengingatkan jajaran pengurus mengenai agenda nasional yang akan dihadapi organisasi. Salah satunya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Menurut Icang, kekuatan organisasi akan semakin besar apabila seluruh pengurus memiliki semangat yang sama dan mampu bekerja secara kolektif.
“Kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus menjadi modal utama dalam membangun organisasi,” ujarnya.
Selain membangun soliditas internal, ia mendorong IWO Indonesia memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.
Peran wartawan, kata dia, tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses membangun komunikasi publik dan mendorong kolaborasi untuk kepentingan masyarakat.
Bukan Sekadar Seremoni
Ketua PAW DPW IWO Indonesia Jawa Barat Imam Syafe’i menegaskan, hasil konsolidasi harus diwujudkan dalam kerja nyata di masing-masing daerah.
Ia meminta para Ketua DPD membangun koordinasi yang lebih intensif sehingga persoalan organisasi maupun kebutuhan anggota dapat segera dikomunikasikan ke tingkat wilayah.
“Harapan kami seluruh Ketua DPD IWO Indonesia se-Jawa Barat bisa bersama-sama membangun organisasi ini agar semakin solid dan lebih baik,” ujar Imam.
Imam juga menyoroti tanggung jawab wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik. Menurutnya, setiap berita yang dipublikasikan memiliki nilai dokumentasi bagi perjalanan suatu daerah dan masyarakat.
Karena itu, profesionalisme dan kualitas pemberitaan harus menjadi perhatian seluruh anggota.
“Media bukan hanya menyampaikan peristiwa hari ini. Apa yang kita tulis merupakan bagian dari catatan sejarah yang kelak dapat menjadi pembelajaran bagi generasi berikutnya,” katanya.
Tiga Langkah Strategis
Dari hasil pembahasan rakor, DPW IWO Indonesia Jawa Barat menetapkan tiga sektor yang menjadi perhatian utama.
Pertama, pembenahan internal organisasi. Fokusnya meliputi penataan administrasi, pembaruan data anggota dan pengurus, serta memperkuat hubungan antar-DPD.
Kedua, memperluas jaringan eksternal. IWO Indonesia Jabar akan mendorong terbentuknya kemitraan yang lebih luas dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha dan kelompok masyarakat.
Ketiga, meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan anggota. Kompetensi jurnalistik dinilai perlu terus ditingkatkan agar wartawan mampu menghasilkan karya yang profesional, berimbang dan bertanggung jawab.
Untuk memperlancar koordinasi, DPW juga mendorong adanya Person in Charge (PIC) di masing-masing kabupaten dan kota. PIC tersebut akan berfungsi sebagai penghubung komunikasi antara DPD dengan DPW.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan arahan Ketua Umum DPP IWO Indonesia dan foto bersama seluruh peserta.
Konsolidasi di Soreang menjadi penegasan bahwa penguatan IWO Indonesia di Jawa Barat tidak hanya bertumpu pada bertambahnya struktur organisasi, tetapi juga pada kemampuan setiap jajaran menjalankan fungsi organisasi secara nyata, profesional dan berkelanjutan.
Dudy












Leave a Reply