EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

22,55 Gram Sabu di Mie Instan & Botol Plastik: Polisi Bongkar Trik Licik

OKU TIMUR 11/05/2026

Kedok petani tak mampu selamatkan EK (47) dari borgol polisi. Kamis malam (7/5/2026), pria asal Desa Argo Mulyo, Belitang Jaya itu diciduk Unit II Satresnarkoba Polres OKU Timur. Statusnya: diduga bandar sabu. Barang bukti: 22,55 gram narkotika siap edar.

Penangkapan dramatis itu terjadi pukul 20.00 WIB, tepat di teras belakang rumah EK. Semua berawal dari laporan warga yang muak dengan transaksi haram di kampungnya.

Saat digeledah, petugas nyaris terkecoh. EK menyimpan dua paket sabu seberat 20,37 gram di tempat tak lazim: bungkus mie instan Indomie yang diselipkan di kantong celana. Rapi, tersamar, tapi tetap ketahuan.

Belum selesai. Mata tajam polisi menangkap tas ransel hitam tergeletak tak jauh dari EK. Dibuka, isinya botol plastik putih. Di dalam botol itu: 11 paket kecil sabu terbungkus dua plastik besar, total 2,18 gram.

Turut diamankan: 9 plastik klip bekas, 1 pirek kaca, dan 1 bong. Paket lengkap: pakai sendiri, edar sendiri.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. menyebut EK sengaja pakai sistem penyimpanan berlapis untuk kaburkan jejak.

“Sabu lebih dari 20 gram ditemukan di kantong celana tersangka, sementara sisanya disimpan berlapis di dalam botol yang diletakkan dalam tas ransel. Modus seperti ini memang dirancang untuk mengelabui penggeledahan, namun seluruh barang bukti berhasil kami ungkap,” tegas AKBP Adik.

Perburuan belum usai. Polisi kini membidik pemasok di atas EK. Jaringan harus putus sampai ke akar.

EK dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Taruhannya berat: penjara seumur hidup atau minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun, plus denda Rp10 miliar.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyebut ini bukti perang total lawan narkoba.

“Polda Sumsel berkomitmen memperkuat penegakan hukum terhadap seluruh pelaku peredaran narkotika, termasuk bandar dan jaringan pemasoknya. Dukungan masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Pesan polisi ke warga OKU Timur: jangan diam. Lihat gerak-gerik mencurigakan, lapor. Karena satu bandar tumbang, ribuan generasi bisa selamat.

Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *