EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

100 Hektare di Buana Pemaca Disiapkan, Batalion Pertanian TNI Tampung 1.000 Prajurit

Oku selatan 28/04/2026

Desa Tunas Jaya, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, disiapkan menjadi markas Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan TNI AD. Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya meninjau langsung lahan seluas 100 hektare yang direncanakan jadi lokasi batalion, Selasa (28/4/2026).

Peninjauan dipimpin Asisten I Setda OKU Selatan, Joni Rafles, AP., M.Si., bersama Asisten Logistik Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Czi Solikhin. Turut serta Kepala Bapperida, Kadis PUPR, Kadis Perkimtan, Camat Buana Pemaca, Danramil 07/Simpang, serta Kepala Desa Tunas Jaya.

Kolonel Czi Solikhin memastikan rencana pembangunan batalion pertanian ini sudah disetujui Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. “Luas lahan yang disiapkan kurang lebih 100 hektare di Desa Tunas Jaya. Nantinya akan diisi 1.000 personel organik TNI AD,” ungkapnya di lokasi.

Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan merupakan program prioritas pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan. Berbeda dengan batalion tempur, satuan ini dibentuk khusus untuk membantu percepatan pembangunan di daerah.

Di dalam struktur batalion, akan dilengkapi tiga kompi pendukung utama. Pertama, kompi konstruksi yang bertugas membangun infrastruktur desa seperti jalan usaha tani dan irigasi. Kedua, kompi pertanian yang mendampingi petani mulai dari pembibitan, pengolahan lahan, hingga pascapanen. Ketiga, kompi kesehatan yang membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

“Konsepnya TNI masuk desa, tinggal di desa, dan membangun desa. Personel akan berbaur dengan warga,” jelas Kolonel Solikhin.

Asisten I Setda OKU Selatan, Joni Rafles, AP.,MSI

menyebut tahap awal ini fokus pada pematangan batas dan status lahan. “Administrasi dan batas teritorial masih kami rapikan. Intinya semua pihak harus serius agar rencana ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat OKU Selatan,” ujarnya.

Joni menambahkan, kehadiran 1.000 prajurit beserta keluarga diproyeksikan menggerakkan roda ekonomi Kecamatan Buana Pemaca. Sektor kos-kosan, rumah makan, warung kelontong, jasa transportasi, hingga pasar desa diyakini bakal tumbuh.

“Perputaran uang di desa akan naik signifikan. Ini peluang bagi UMKM lokal untuk naik kelas,” katanya.

Pemerintah daerah menyiapkan dukungan penuh, mulai dari percepatan perizinan, penyiapan akses jalan menuju lokasi, hingga pendataan lahan. “Prinsipnya Pemkab siap berkolaborasi. Kami ingin batalion ini cepat terealisasi,” tegas Joni.

Kolonel Solikhin mengapresiasi gerak cepat Pemkab OKU Selatan. “Terima kasih atas koordinasi yang solid. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat jadi kunci agar pembangunan batalion pertanian ini berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menyebut, OKU Selatan menjadi salah satu daerah prioritas di Sumsel karena memiliki lahan pertanian luas dan berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung. Setelah lahan clear, pembangunan fisik ditargetkan dimulai tahun ini juga.

Jika terealisasi, Batalion TP di Tunas Jaya akan menjadi yang pertama di wilayah OKU Raya. Keberadaannya diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas wilayah perbatasan Sumsel-Lampung.

Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *