Subang – Ketua Umum Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI), Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., membagikan refleksi spiritual pribadinya pada hari Minggu 4 Oktober 2026 di Ibadah pagi yang dimulai pk. 09.00 wib.
Ibadah diadakan di Gereja GPDI Eben-Haezer Subang yang dipimpin Bapak Gembala Pdt. Daniel Alfoncius Rorimpandey.
Kehadiran Ketum FERADI WPI didampingi Kadiv DPP sekaligus Ketua PBH Area Subang II Benni Rusli, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. dan Kadiv DPP FERADI WPI Halomoan Simanjuntak SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.
Refleksi tersebut berangkat dari perenungannya terhadap Kitab
Yesaya 49:15-16 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
Dan
Markus 5:25-31 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”
Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?”
“Betapa Kasih Tuhan Yesus Kristus terhadap kita manusia, Dia Rela Mati di kayu salib menebus dosa kita, Dan Bangkit Pada Hari ke 3 mengalahkan maut, supaya bila kita percaya kepada Nya maka kita beroleh keselamatan.” Ujar Donny
Berikut nya dalam sharing Firman Tuhan, Ketum FERADI WPI juga menyampaikan :
- Miliki Sikap Hati Yang Benar. Ketika menjalani hidup, menghadapi masalah, bekerja berprofesi, hati kita harus senantiasa mengandalkan TUHAN, jangan pernah andalkan kekuatan sendiri, kenalan, jabatan, pengalaman masa lalu, ataupun kekayaan. Jangan takut akan intimidasi manusia, percayai skenario Hidup kita ada di tangan TUHAN SANG PENCIPTA kita, Dan sadari semua keberhasilan kita adalah pemberian TUHAN. “Sikap Hati Yang Senantiasa Mengandalkan TUHAN”
Yeremia 17:5-8 (TB) Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Mazmur 127:1-2 (TB) Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
- Hormati, cintai, sayangi, muliakan, jaga Orang tua kita. Luangkan waktu bersama orang tua. “JAGA ORANG TUA KITA”
Efesus 6:2-3 (TB) Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:
supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.
- Hukum tabur tuai, dari setiap rejeki yang kita terima, sisihkan sebagian untuk ditaburkan ke sesama yang membutuhkannya.
“LAW = HUKUM = HUKUM GRAVITASI ~ semua benda yang dilempar ke atas PASTI akan jatuh ke bawah; demikian HUKUM TABUR TUAI, SEMUA YANG KITA TABUR PASTI KITA TUAI”.
- Setia dengan pasangan. ( meski tidak mudah 😇 ). “PERNIKAHAN ITU KOMITMEN DAN KEPUTUSAN”
1 Petrus 3:7 (TB) Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.
- Cintai bangsa ini , ingini hal hal yang baik untuk bangsa ini. “Memikirkan dan melakukan hal hal yang baik untuk Indonesia”
Yeremia 29:7-11 (TB) Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
Sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Janganlah kamu diperdayakan oleh nabi-nabimu yang ada di tengah-tengahmu dan oleh juru-juru tenungmu, dan janganlah kamu dengarkan mimpi-mimpi yang mereka mimpikan!
Sebab mereka bernubuat palsu kepadamu demi nama-Ku. Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN.
Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini.
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Beliau juga mensaksikan pengalaman hidupnya :
- Ketum FERADI WPI menyebut dirinya Bajingan yang bertemu kebaikan Salib Kristus.
-
Ketum FERADI WPI mensaksikan Pernah Melewati Fase Gelap, uang di tabungannya pernah habis 0 rupiah, uang di dompet juga habis hingga 0 rupiah.
-
Di tahun 2024 Pernah kehilangan semua hartanya / ruko / rumah / aset²~nya, pernah menjalani hari – hari tinggal dari kos yang satu ke kos satunya. Ketum FERADI WPI menyadari kalau dirinya tidak dipelihara Tuhan Yesus Kristus, maka dirinya mungkin sudah menjadi gelandangan sekarang ini.
-
Beliau Pernah ‘sakit mental depresi berat’ 1,5 tahun tidak bisa bekerja sama sekali.
-
Pernah 1 bulan penuh tidak bisa tidur, mencoba pengobatan segala cara, akhirnya hanya bisa tidur dengan 5 pil racikan dari dokter jiwa.
-
Ketum FERADI WPI Mengalami Kesembuhan mujizat dari sakit mental dan lepas dari ketergantungan 5 pil utk tidur dalam sekejab / instan disembuhkan secara ajaib oleh Tuhan Yesus Krsitus.
Catatan Redaksi: Redaksi media ini menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.















Leave a Reply