EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

SITI INSOFIYAH, S.Pd.I TAMPUNG ASPIRASI WARGA BATU RADEN: JALAN DAN DRAINASE JADI SUARA TERKUAT DARI DAPIL III

BATU RADEN, 4 Oktober 2026
Suasana penuh harapan menyelimuti Desa Batu Raden, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU, Minggu (4/10/2026). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Siti Insofiyah, S.Pd.I., turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan reses masa sidang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Batu Raden ini sekaligus menjadi bukti kehadiran wakil rakyat di jantung konstituen Daerah Pemilihan III.

Acara berlangsung secara khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Batu Raden Firdaus Amin, para tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur pimpinan dusun, serta puluhan warga yang hadir menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka.

Dalam sambutan pembukanya, Kepala Desa Batu Raden Firdaus Amin menyambut hangat kehadiran Siti Insofiyah. Ia menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan nyata masyarakat agar suaranya didengar di ruang kebijakan.

“Alhamdulillah, dengan hadirnya Wakil Rakyat yang berasal dari Desa Batu Raden ini, semoga menjadi jembatan yang kokoh menyambungkan aspirasi masyarakat, khususnya di seluruh wilayah Daerah Pemilihan III,” ujar Firdaus Amin di hadapan warga.

Pelaksanaan reses ini, menurutnya, adalah momen paling berharga — saat wakil rakyat turun ke lapangan, bukan hanya menerima laporan tertulis, melainkan mendengar langsung dari mulut warga tentang kondisi yang mereka alami setiap hari. Mulai dari akses jalan yang rusak, pengairan yang belum tertata, hingga fasilitas umum yang memerlukan perbaikan.

Siti Insofiyah, S.Pd.I., dalam uraiannya mengingatkan bahwa esensi reses bukan sekadar pertemuan seremonial. Bagi dirinya, reses adalah kewajiban sekaligus kehormatan untuk mendengar langsung suara rakyat dari lapisan paling bawah.

“Saya tidak hadir sekadar untuk bertegur sapa dan berpamitan. Saya datang untuk mendengar, mencatat, dan berjanji akan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan kalian. Reses adalah ruang di mana suara warga desa menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Daerah Pemilihan III yang menjadi wilayah kerjanya mencakup tiga kecamatan luas: Kecamatan Lubuk Raja, Kecamatan Lubuk Batang, hingga Kecamatan Baturaja Barat. Setiap desa memiliki kebutuhan yang beragam, namun ada satu hal yang muncul secara konsisten di setiap pertemuan: keterbatasan infrastruktur yang menyulitkan kehidupan sehari-hari.

Sesi diskusi terbuka berlangsung hangat dan jujur. Satu per satu warga maju menyampaikan keluhan dan harapan mereka. Dua hal yang paling banyak disampaikan:

  • Jalan yang berlubang dan rusak di beberapa titik, menyulitkan warga berangkat ke ladang, mengantar anak sekolah, hingga membawa hasil bumi ke pasar
  • Saluran drainase yang tersumbat dan dangkal, sehingga saat musim hujan air meluap dan menggenangi jalan serta pekarangan warga

Seorang warga menyampaikan dengan tulus: “Kami tidak meminta kemewahan, cukup jalan yang kuat dan saluran air yang lancar. Itu sudah cukup membuat kami tenang.”

Mendengar itu semua, Siti Insofiyah menyambut setiap aspirasi dengan catatan cermat.

“Mulai dari perbaikan jalan, pengerjaan saluran drainase, hingga sarana pendukung lainnya — semua ini sudah saya catat satu per satu. Tidak akan ada yang terlewat. Semua akan saya perjuangkan menjadi pokok pikiran resmi Dewan dan akan saya kawal hingga benar-benar direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten,” ucapnya tegas.

“Saya berjanji tidak akan diam. Apa yang menjadi keluhan warga hari ini, akan saya perjuangkan hingga tuntas,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Siti Insofiyah juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang hadir. Bantuan sederhana ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian langsung, bukan pengganti perhatian pembangunan, melainkan tanda bahwa wakil rakyat hadir dan peduli pada kehidupan warga sehari-hari.

Seluruh usulan yang disampaikan warga telah dibukukan secara rinci. Dokumen ini akan dibawa, dibahas, dan diperjuangkan di sidang-sidang DPRD Kabupaten OKU, agar masuk dalam prioritas anggaran dan program pembangunan tahun mendatang.

“Semoga apa yang kita bicarakan hari ini bukan sekadar percakapan, melainkan awal dari perubahan yang nyata. Aspirasi warga Desa Batu Raden dan seluruh Dapil III akan saya bawa, saya perjuangkan, dan saya awasi hingga menjadi kenyataan,” pungkas Siti Insofiyah di akhir pertemuan.

Warga yang hadir meninggalkan lokasi pertemuan dengan perasaan lebih tenang. Mereka tahu suaranya telah didengar, dicatat, dan diperjuangkan — bukan oleh orang asing, melainkan putri daerahnya sendiri yang kini duduk di kursi wakil rakyat.

Penulis:
Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *