BUAY SANDANG AJI, OKU SELATAN 03/09/2026
Suara tegas dan berani datang dari pemimpin Desa Suka Raja I, Kecamatan Buay Sandang Aji. Kepala Desa setempat, Arahman, melancarkan seruan keras sekaligus larangan mutlak kepada seluruh warganya: Jangan sekali-kali membakar hutan dan lahan! Langkah ini diambil sebagai benteng pertahanan utama mencegah bencana kebakaran yang merugikan, merusak lingkungan, dan mengancam kesehatan masyarakat luas.
Di tengah ancaman cuaca kering yang memicu risiko kebakaran tinggi, Kades Arahman tidak tinggal diam. Ia menegaskan bahwa praktik membakar lahan adalah cara kerja usang yang penuh bahaya. Api yang dianggap murah dan cepat itu sebenarnya menyisakan kerusakan parah: menghancurkan kesuburan tanah, mematikan flora dan fauna, serta melahirkan asap tebal yang mengganggu pernapasan dan mengancam kesehatan anak-anak hingga lansia.
“Keuntungan sesaat dari membakar lahan tidak akan mampu menebus kerugian besar yang kita tanggung bersama,” tegas Kades Arahman dalam imbauannya yang disambut antusiasme warga. Ia juga mengingatkan bahwa di balik tindakan membakar lahan, tersembunyi risiko hukum yang tegas dan nyata sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. Tidak ada kompromi bagi mereka yang nekat merusak lingkungan hidup bersama.
Pemimpin desa yang dikenal dekat dengan rakyat ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu beralih ke cara-cara yang lebih beradab dan ramah lingkungan dalam mengelola lahan pertanian maupun kebun. Ia meminta warga saling mengawasi dalam bingkai kekeluargaan dan gotong royong.
Tujuan imbauan ini sangat jelas: menjaga Desa Suka Raja I dan wilayah Kecamatan Buay Sandang Aji tetap hijau, bebas dari kabut asap yang mematikan, serta menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan sejahtera bagi generasi sekarang maupun nanti. Lindungi alam, maka alam akan melindungi kita.
Penulis
Romy Batara 94












Leave a Reply