LAMPUNG SELATAN,Eternitynews.id
Pergantian kepemimpinan di Desa Padan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, bukan sekadar seremonial pergantian pejabat. Serah terima jabatan (Sertijab) dari Pelaksana Harian (PLH) Kepala Desa Padan, Khoirunsyah, kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Padan, Mastikoh, menjadi momentum penting yang menyita perhatian masyarakat karena diiringi harapan besar terhadap lahirnya tata kelola pemerintahan desa yang lebih terbuka, transparan, dan berpihak kepada kepentingan warga.
Prosesi Sertijab yang berlangsung di Balai Desa Padan, Rabu (26/8/2026), berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Penengahan Hermawan, Ketua APDESI Kecamatan Penengahan Suhatsyah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat dari berbagai dusun.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa transisi kepemimpinan Desa Padan menjadi perhatian bersama. Terlebih, pergantian ini terjadi setelah kepala desa sebelumnya mengundurkan diri, sehingga roda pemerintahan desa sempat dijalankan oleh PLH hingga akhirnya ditetapkan Pj Kepala Desa yang baru.
Tongkat Estafet Kepemimpinan Resmi Beralih
Dalam sambutannya, Camat Penengahan Hermawan memberikan apresiasi kepada Khoirunsyah yang selama ini menjalankan tugas sebagai PLH Kepala Desa Padan.
Menurutnya, meski menghadapi berbagai tantangan pasca pengunduran diri kepala desa sebelumnya, pemerintahan desa tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Penengahan, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PLH Khoirunsyah yang telah menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Hermawan.
Namun demikian, Hermawan menegaskan bahwa pekerjaan besar masih menanti pemerintah desa ke depan. Ia meminta seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk meninggalkan sekat-sekat kepentingan dan bersama-sama mendukung kepemimpinan baru.
“Selanjutnya mari kita bergotong royong dan bahu-membahu mendukung Pj Kepala Desa Padan agar fungsi pemerintahan desa dapat berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” tegasnya.
APDESI: Jaga Kekompakan dan Fokus Melayani Warga
Ketua APDESI Kecamatan Penengahan, Suhatsyah, menilai pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan desa. Namun yang terpenting, menurutnya, adalah menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Sertijab ini bukan hanya serah terima jabatan, tetapi juga serah terima tanggung jawab untuk melayani masyarakat. Kami berharap Pj Kepala Desa Padan dapat menjalankan amanah dengan baik, membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, dan menjaga kekompakan perangkat desa,” ujar Suhatsyah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Padan untuk memberikan dukungan kepada Pj Kepala Desa yang baru agar program-program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.
“Perbedaan pendapat itu biasa, tetapi jangan sampai memecah persatuan masyarakat. Mari kita bersama-sama mendukung pemerintahan desa yang baru demi kemajuan Desa Padan,” tambahnya.
Harapan Besar terhadap Transparansi
Di tengah berlangsungnya Sertijab, satu pesan yang paling banyak muncul dari masyarakat adalah harapan terhadap pemerintahan desa yang lebih transparan.
Pj Kepala Desa Padan, Mastikoh, menangkap langsung aspirasi tersebut saat berinteraksi dengan warga. Menurutnya, masyarakat menginginkan pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Semoga ke depannya lebih baik lagi. Ada kemauan dari kita semua untuk membenahi apa yang perlu kita benahi,” kata Mastikoh.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak hanya hadir sebagai pejabat administratif, tetapi juga ingin membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat.
Bahkan, momentum Sertijab dimanfaatkannya untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen membuka ruang dialog dengan masyarakat.
“Saya melihat masyarakat juga memiliki keinginan dan berharap adanya transparansi dalam pemerintahan Desa Padan. Mudah-mudahan, insyaallah, kita bersama-sama membenahi agar pemerintahan desa lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Evaluasi dan Pembenahan Jadi Tantangan Utama
Pergantian kepemimpinan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai aspek tata kelola pemerintahan desa.
Pengelolaan anggaran desa, pelaksanaan program pembangunan, pelayanan administrasi masyarakat, hingga komunikasi antara pemerintah desa dan warga menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi secara bertahap.
Masyarakat berharap kepemimpinan baru tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga.
Transparansi penggunaan dana desa, keterbukaan informasi publik, serta pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi isu yang terus mengemuka dalam berbagai forum warga.
Akhir Masa Tugas PLH
Sementara itu, Khoirunsyah menjelaskan bahwa Sertijab penting dilakukan agar masyarakat mengetahui secara resmi bahwa masa tugas PLH telah berakhir dan tongkat kepemimpinan desa kini berada di tangan Pj Kepala Desa.
Sebelum menjabat sebagai PLH, Khoirunsyah diketahui merupakan Sekretaris Desa Padan. Ia ditunjuk oleh Camat Penengahan untuk menjalankan tugas kepala desa sementara setelah terjadi kekosongan jabatan akibat pengunduran diri kepala desa sebelumnya.
“Jadi masyarakat mengetahui bahwa masa PLH telah berakhir dan kini telah berganti dengan Pj Kepala Desa sampai dengan proses pemilihan kepala desa,” katanya.
Ia berharap kepemimpinan Mastikoh mampu membawa perbaikan dalam tata kelola pemerintahan desa, terutama dalam pelayanan publik dan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.
“Harapan saya, ke depan semuanya bisa dilaksanakan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Padan. Mengenai anggaran supaya betul-betul dilaksanakan dengan baik dan kehadiran Pj Kepala Desa ini benar-benar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Babak Baru Desa Padan
Pelantikan Mastikoh sebagai Pj Kepala Desa Padan yang dilakukan pada 18 Agustus 2026 kini memasuki babak baru dengan pelaksanaan Sertijab resmi. Masyarakat menaruh harapan besar agar transisi kepemimpinan ini menjadi titik awal perubahan menuju pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintahan Desa Padan kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa perubahan kepemimpinan tidak hanya menjadi pergantian nama pejabat semata, melainkan menjadi awal lahirnya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan mampu menjawab harapan masyarakat secara nyata.
(Syah)













Leave a Reply