MUARADUA, OKU SELATAN Portal Sriwijaya –
“Kami Atas Nama Masyarakat” Akan mendeklarasikan berdirinya Paguyuban Rakyat Anti Narkoba OKU Selatan. Paguyuban ini menggandeng Kapolres OKU Selatan, Karang Taruna, KNPI, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba sampai ke desa.
Deklarasi dan aksi damai akan digelar di Lapangan Dispora Muaradua, hari dan tanggal masih di rembukkan dan akan dihadiri ribuan warga.
KAPOLRES: SANGAT MENYAMBUT BAIK DAN SIAP DUKUNG
*Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi,Sik *Di rencanakan akan hadir langsung dan memberikan dukungan penuh pada Deklarasi Rakyat Anti Narkoba.
“Saya sangat menyambut baik kegiatan pergerakan ini.Polres OKU Selatan siap mendukung segala program untuk memerangi narkoba. Ini musuh kita bersama” tegas Kapolres saat di bincangi berapa hari lalu.
PAGUYUBAN: KONDISI SUDAH DARURAT
Kordinator Paguyuban Rakyat Anti Narkoba OKU Selatan, Fauzi Rahman menyampaikan keprihatinan mendalam.
“Kami Atas Nama Masyarakat membuat Paguyuban Rakyat Anti Narkoba karena kami sangat prihatin dengan keadaan masyarakat tertentu yang sudah sangat akrab dengan narkoba. Narkoba di Kota Muaradua sangat bisa disentuh dan dirasakan oleh masyarakat yang sudah terkena pengaruhnya. Bahkan harga sabu-sabu bisa didapat dengan harga 50 ribu per paket,” ungkap Fauzi Rahman.
Menurutnya, kolaborasi dengan semua elemen adalah satu-satunya cara memutus mata rantai peredaran Narkoba.
Kami menggandeng Karang Taruna,Knpi ,dan juga turut siap mendukung program pemberantasan narkoba.
SINERGI LINTAS ELEMEN
Akan Turut hadir dan menyatakan sikap:
1. Karang Taruna OKU Selatan Prima Salam,SH : “_Kami siap jadi garda terdepan di desa. Bikin kegiatan positif agar pemuda jauh dari narkoba.Pemuda pilih masa depan, bukan narkoba. Kami akan edukasi sampai ke kampus dan sekolah.
- KNPI OKU Selatan
Ganda Permada Putra,SH : Pada intinyo KNPI sangat mendukung kegiatan yang positif seperti ini, dan KNPI siap bersinergi untuk kebaikan daerah… -
Tokoh Masyaraka Putra : “Jaga kampung kita. Jangan kasih tempat untuk pengedar”
- Tokoh Agama Ky Imam Sarbini : “Narkoba merusak akhlak dan masa depan. Dari mimbar kami akan terus mengingatkan umat”
7 POIN DEKLARASI BERSAMA
Dalam kegiatan ini ditandatangani 7 poin komitmen:
- Menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba
- Membentuk “Desa Bersinar” dan “Kampung Tangguh Anti Narkoba”
- Mengaktifkan “Tim Reaksi Cepat” di tingkat RT/RW
- Menggencarkan edukasi di sekolah, kampus, dan majelis taklim
- Memberdayakan pemuda dengan UMKM dan olahraga
- Mendukung penuh penegakan hukum oleh Polres
- Melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke 110
(Tim)












Leave a Reply