PALEMBANG 24/08/2026
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Yohana Yuda Yanti Abusama, hadir dalam Rapat Koordinasi Persiapan KriyaNusa 2026 tingkat provinsi yang digelar di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, Senin (24/8/2026). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, dan diikuti oleh seluruh jajaran Dekranasda kabupaten/kota serta perwakilan perangkat daerah se-Sumsel.
Ajang KriyaNusa 2026 akan berlangsung meriah mulai tanggal 26 hingga 30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi wilayah karena Provinsi Sumatera Selatan mendapat amanah terhormat sebagai Provinsi Ikon dalam pameran berskala nasional tersebut dengan mengusung tema besar: “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia.”
Dalam rapat tersebut, disepakati konsep utama partisipasi daerah bernama “Kampung Sumsel”. Konsep ini dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya secara utuh dan menarik, memadukan pameran kriya, wastra, produk UMKM, serta potensi unggulan masing-masing kabupaten/kota dengan pendekatan tematik dan visual yang modern.
Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, menegaskan bahwa kepercayaan sebagai provinsi ikon merupakan kehormatan sekaligus tantangan bersama yang menuntut sinergi dan kesiapan matang dari seluruh jajaran. Berbagai hal teknis dibahas mendalam, mulai dari penataan tata letak stan, penyusunan rangkaian acara, sinkronisasi data perajin dan pelaku usaha, hingga pemenuhan kebutuhan data imersif guna mendukung pameran berbasis teknologi visual terkini. Selain itu, kurasi produk unggulan serta penyusunan paket suvenir resmi (goodie bag) juga menjadi fokus pembahasan.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Dekranasda OKU Selatan, Yohana Yuda Yanti Abusama, menyatakan dukungan penuh dan antusiasme tinggi terhadap persiapan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang bergengsi ini menjadi pintu gerbang strategis bagi daerah untuk memperkenalkan jati diri dan hasil karya masyarakat ke panggung nasional.
“Kami sangat mendukung langkah strategis ini. Ini adalah kesempatan emas bagi OKU Selatan untuk memamerkan keunggulan kriya, kerajinan tangan, wastra, dan produk UMKM unggulan kami ke hadapan publik yang lebih luas,” tegas Yohana dalam kesempatan tersebut.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Pihaknya akan terus mendorong para perajin dan pelaku usaha di bawah bimbingannya agar terus berinovasi, menyempurnakan desain, kemasan, serta kreativitas agar mampu bersaing secara profesional.
“Harapan kami, melalui KriyaNusa 2026 ini, produk kerajinan dan hasil usaha rakyat OKU Selatan tidak hanya dikenal di lingkungan Sumatera Selatan, tetapi meluas hingga ke tingkat nasional. Kami akan mempersiapkan karya-karya terbaik yang memiliki ciri khas kuat dan identitas daerah yang terjaga,” tambahnya.
Yohana juga mengapresiasi kekompakan dan koordinasi yang dibangun oleh pimpinan Dekranasda Provinsi bersama seluruh kabupaten/kota, yang dinilai sangat krusial untuk menampilkan wajah Sumatera Selatan yang kaya budaya dan potensi ekonomi kreatifnya.
Turut mendampingi Ketua Dekranasda OKU Selatan dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan, SDM dan Ekraf, Apriyani, S.E., serta perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (KUKMPP) melalui Kepala Bidang Perindustrian, Evelyn Komerta, S.E., M.M.
Melalui langkah persiapan ini, Dekranasda OKU Selatan menargetkan dapat memperluas jangkauan pasar produk lokal, membuka peluang jejaring usaha yang lebih luas, serta meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif daerahnya.
Penulis
Romy Batara 94












Leave a Reply