OKU SELATAN 12/08/2026
Perselisihan yang bermula dari hal sepele sekadar soal parkir kendaraan berakhir mematikan dan penuh duka. Seorang Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Beringin berinisial U (56) tewas bersimbah darah akibat tusukan senjata tajam yang menembus dadanya. Peristiwa mencekam dan memilukan itu terjadi pada Selasa pagi, 11 Agustus 2026, tepatnya di Jalan Desa Pulau Beringin Utara, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan.
Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WIB ketika korban memarkirkan kendaraannya di dekat kediaman seorang pria berinisial R (35). Keberatan dengan posisi parkir yang dianggap mengganggu, pelaku segera mendatangi korban dan meminta agar kendaraan tersebut dipindahkan. Korban pun menuruti permintaan itu dan memindahkannya ke lokasi lain yang tidak jauh dari tempat semula.
Namun persoalan ternyata belum usai. Sempat terjadi cekcok mulut di antara keduanya yang sempat mereda setelah korban kembali masuk ke kantor untuk melanjutkan aktivitas pekerjaannya. Namun tak lama berselang, saat korban bersama seorang saksi berinisial A (56) keluar kantor dan hendak berangkat menuju Kecamatan Sungai Are, pelaku kembali mendatangi korban di area parkir dan memicu perselisihan untuk kedua kalinya.
Suasana memanas seketika dan emosi tak terkendali meledak. Tanpa diduga dan tanpa peringatan, pelaku diduga mendorong tubuh korban dengan kasar lalu mengeluarkan sebilah pisau tajam. Dalam sekejap, senjata tajam itu ditusukkan dengan kekuatan penuh tepat satu kali ke bagian dada kiri korban. Usai melancarkan aksinya yang kejam dan tidak terpuji itu, pelaku langsung melarikan diri secepatnya menuju ke arah rumahnya.
Melihat korban terjatuh dan terluka parah, saksi bersama warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu segera memberikan pertolongan pertama dan bergegas membawa korban ke Puskesmas Pulau Beringin guna mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Namun sayang, luka tusuk yang menembus dada terbukti sangat serius dan mematikan. Sekitar pukul 09.10 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia saat menerima penanganan medis dari tim dokter.
Mendapat laporan peristiwa tersebut, jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres OKU Selatan bersama Tim Inafis segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyisiran menyeluruh, serta pengumpulan barang bukti dilakukan secara teliti dan cermat. Petugas berhasil mengamankan pakaian dan ikat pinggang milik korban, serta sebilah pisau bergagang kayu warna cokelat yang diduga kuat menjadi senjata tajam yang digunakan untuk menewaskan korban.
Kabar terbaru yang menggembirakan sekaligus menjadi penegasan hukum, pihak kepolisian telah berhasil melakukan penangkapan terhadap R, pelaku yang diduga menewaskan korban. Kepolisian memastikan kasus pembunuhan ini akan diproses secara tegas, transparan, dan tuntas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Persoalan sepele yang berujung maut ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kesabaran, mengedepankan sikap salam dan musyawarah, serta menjauhi segala bentuk kekerasan dalam menyelesaikan perselisihan sekecil apa pun.
Penulis
Romy Batara 94












Leave a Reply