OKU SELATAN, 28 September 2026
Upaya pengusiran dan pemindahan gajah liar yang berkeliaran di pemukiman warga Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, berlangsung berat dan penuh tantangan. Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama Polisi Kehutanan (Polhut) telah bertugas siang berganti malam, namun hingga kini upaya mengiring satwa kembali ke habitat alaminya belum membuahkan hasil.
Berdasarkan Surat Tugas Kepala BKSDA Sumatera Selatan, tim resmi ditugaskan sejak 25 September 2026 dengan masa tugas hingga 7 Oktober 2026. Personel yang diterjunkan terdiri dari Pengelola Ekosistem Hutan, Penyuluh Kehutanan, Polisi Kehutanan, serta Pelindung dan Penyayang Satwa Liar. Tugas utama: melakukan pengawasan, pemantauan, sekaligus pengusiran gajah liar yang memasuki wilayah pemukiman warga.
Berjuang Seharian Penuh, Gajah Tetap Bertahan
Sejak pagi hari tim telah turun ke lokasi. Berbagai cara dilakukan untuk mengarahkan gajah agar menjauh dari pemukiman dan kembali ke kawasan hutan. Namun satwa raksasa ini diketahui tetap bertahan di area perkebunan dan pemukiman warga, menolak bergerak ke arah yang diinginkan.
“Kami sudah berjuang dari siang hingga malam tiba. Tim tidak menyerah, terus berusaha mengiring dari berbagai arah. Namun gajah ini tidak mudah diarahkan. Kondisi medan yang sulit ditambah kegigihan satwa ini membuat prosesnya jauh lebih sulit dari yang diperkirakan,” ungkap salah satu anggota tim.
“Warga tidak tenang. Ke kebun saja takut. Tanaman rusak, ada yang terluka. Kalau dari siang sampai malam pun belum berhasil, sampai kapan kami harus menunggu?” ujar salah satu tokoh warga.
Tantangan yang Belum Terselesaikan
Dengan masa tugas yang masih berlangsung hingga awal Oktober, seluruh mata kini tertuju pada langkah selanjutnya. Apakah tim akan memperkuat kekuatan, menggunakan metode lain, atau justru satwa ini benar-benar sulit dipisahkan dari wilayah yang kini menjadi sumber kehidupan warga?
Hingga berita ini diturunkan, tim masih memantau pergerakan gajah dari jarak aman. Warga diminta tetap waspada, tidak mendekat ke area lokasi, dan melaporkan setiap pergerakan kepada aparat setempat.
Penulis: Romy Batara 94














Leave a Reply