EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Ngaben Massal Balinuraga Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, UMKM Raup Omzet Berlipat

Lampung Selatan,Eternitynews.id Pelaksanaan Ngaben Massal Tahun 2026 di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, tidak hanya menjadi prosesi sakral umat Hindu yang sarat nilai adat, budaya, dan spiritual. Di balik rangkaian upacara tersebut, tersimpan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).(4/8/2026).

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dari berbagai wilayah memadati lokasi pelaksanaan Ngaben Massal. Membludaknya jumlah pengunjung berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan. Puluhan lapak UMKM yang menjajakan makanan ringan, minuman, serta produk olahan khas daerah dipadati pembeli hingga sebagian besar dagangan ludes sebelum siang.

Produk yang paling banyak diminati antara lain keripik pisang, keripik singkong, keripik tempe, bolu, aneka kue basah, hingga makanan siap saji. Tingginya daya beli pengunjung membuat para pedagang menikmati peningkatan omzet yang jauh melampaui hari-hari biasa.

Salah seorang pelaku UMKM mengaku hampir seluruh dagangannya habis terjual hanya dalam hitungan jam sejak acara dimulai. Menurutnya, Ngaben Massal menjadi momentum yang sangat dinantikan karena mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan.

“Masih pagi saja dagangan saya sudah banyak yang habis. Kegiatan seperti ini sangat membantu menambah pemasukan dan omzet penjualan kami. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena dampaknya sangat besar bagi pelaku UMKM,” ungkapnya.

Ramainya transaksi selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa sebuah tradisi keagamaan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Tidak hanya pedagang makanan, tetapi juga pelaku usaha minuman, parkir, transportasi, hingga jasa lainnya turut merasakan manfaat dari meningkatnya mobilitas masyarakat yang hadir.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan budaya berskala besar seperti Ngaben Massal menjadi peluang strategis untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dari luar daerah. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan.

Ngaben Massal Tahun 2026 juga mempertegas posisi Desa Balinuraga sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Lampung Selatan. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu bukan hanya memperkuat identitas budaya masyarakat Hindu Bali di Balinuraga, tetapi juga berpotensi menjadi magnet kunjungan yang mampu menggerakkan sektor perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi bukti bahwa warisan budaya memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar pelaksanaan ritual adat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, Ngaben Massal berpotensi menjadi agenda budaya tahunan yang tidak hanya menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat eksistensi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
(Syrm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *