MUARADUA, OKU SELATAN
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Muara Dua, Heru, angkat suara tegas dan terbuka menanggapi beredarnya kabar yang menyebut adanya dugaan praktik pungutan liar serta tekanan yang dialami warga binaan di lingkungan lembaga yang dipimpinnya. Pernyataan ini disampaikan guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat dan memastikan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemasyarakatan tetap terjaga.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Hero sulistiyono menegaskan dengan tegas bahwa dirinya maupun seluruh jajaran yang berada di bawah komandonya tidak pernah melakukan praktik pemungutan liar dalam bentuk apa pun terhadap warga binaan maupun keluarga yang berkunjung.
“Saya selaku Kepala Lapas Kelas IIB Muara Dua menyatakan dengan tegas dan bertanggung jawab, saya tidak pernah melakukan hal tersebut, dan saya juga melarang keras seluruh staf serta pegawai di lingkungan lembaga ini untuk melakukan pungutan liar maupun pemerasan dalam bentuk apa pun. Hal itu bertentangan dengan sumpah jabatan dan aturan disiplin yang berlaku,” ujar Heru dengan nada tegas, Sabtu (25/7/2026).
Lebih lanjut, Hero sulistiyono menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa berupaya memudahkan pelayanan bagi warga binaan, termasuk dalam hal proses pembebasan atau kepulangan. Ia menegaskan tidak ada satu pun perlakuan yang mempersulit proses tersebut, selama seluruh persyaratan administratif maupun prosedural telah dipenuhi dengan lengkap dan benar sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami tidak pernah mempersulit kepulangan warga binaan. Asalkan berkas lengkap, aturan terpenuhi, maka proses akan berjalan lancar dan cepat. Semuanya kami jalankan sesuai prosedur yang baku, tidak ada jalan pintas apalagi harus membayar sejumlah uang tertentu,” jelasnya.
Hero sulistiyono juga mengaku sangat terkejut dan menyesalkan adanya pemberitaan yang memuat dugaan tersebut beredar luas, tanpa adanya upaya konfirmasi atau klarifikasi terlebih dahulu kepada pihaknya selaku pimpinan tertinggi di lembaga tersebut.
“Saya sangat terkejut mengetahui adanya pemberitaan dugaan tersebut beredar di masyarakat, padahal belum ada satu pun pihak—baik itu awak media maupun pelapor—yang datang atau menghubungi saya untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Hal ini tentu sangat tidak adil bagi kami yang bekerja menjaga amanah negara,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Kalapas Hero sulistiyono menegaskan komitmen lembaganya untuk senantiasa menjaga pelayanan yang transparan, bersih, bebas dari korupsi, kolusi, maupun nepotisme, serta tetap mengutamakan asas keadilan dan kemanusiaan. Pihaknya juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi siapa saja yang memiliki informasi atau keluhan yang sah untuk datang melapor secara resmi guna ditindaklanjuti dengan pemeriksaan yang objektif dan menyeluruh.
Penulis
Romy Batara 94














Leave a Reply