OKU SELATAN, 20 JULI 2026
Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bergerak sigap menindaklanjuti laporan penemuan jenazah seorang warga di kawasan perkebunan Desa Sukarena, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan. Korban teridentifikasi berinisial S (65 tahun), seorang petani yang sebelumnya dilaporkan hilang tak kunjung pulang ke rumah selama dua hari.

Laporan penemuan jenazah disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukarena ke pihak berwenang. Tak berselang lama, personel Polsek Buay Sandang Aji segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan pemeriksaan di lapangan, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan perangkat desa guna proses evakuasi jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Peninggiran, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka serangan pada tubuh korban. Dari rangkaian penyelidikan awal, keterangan saksi, serta kondisi di lokasi kejadian, pihak kepolisian menduga kuat korban meninggal dunia akibat tindakan mengakhiri hidup sendiri.
Pihak keluarga telah menerima musibah ini dengan ikhlas. Melalui surat pernyataan resmi yang disaksikan dan didampingi Kepala Desa Sukarena, keluarga juga menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan autopsi maupun pemeriksaan visum et repertum lebih lanjut.
Komitmen Layanan Cepat dan Humanis
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk menjadi prioritas tanggapan cepat. “Kecepatan merespons laporan adalah wujud komitmen kami memberikan pelayanan profesional sekaligus humanis bagi masyarakat. Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi, mengamankan TKP, dan berkoordinasi dengan pihak terkait sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang beroperasi 24 jam secara gratis saat menghadapi keadaan mendesak. “Semakin cepat informasi sampai ke kami, semakin sigap kami bisa memberikan pertolongan di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan jajaran kepolisian terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengimbau warga untuk selalu melaporkan kejadian melalui saluran resmi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta turut menghormati privasi dan kesedihan keluarga korban.
Pihak kepolisian memastikan seluruh proses penanganan kasus ini telah berjalan sesuai aturan dan standar operasional yang berlaku.
Penulis
Romy Batara 94













Leave a Reply