EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Suardi Idris Mantapkan Langkah Maju Ketua PWI OKU Selatan 2026–2029: Usung PWI Solid, UKW Jadi Prioritas

MUARADUA

Panasnya bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) OKU Selatan mulai terasa. Di tengah tahapan penjaringan bakal calon periode 2026–2029, satu nama senior muncul ke permukaan: Suardi Idris.

Jurnalis yang malang melintang di dunia pers daerah ini menyatakan siap bertarung. Bagi kalangan wartawan Bumi Serasan Seandanan, Suardi bukan sosok asing. Pimpinan Umum Media Kuntas itu kini tercatat sebagai anggota aktif sekaligus Ketua I Bidang Keorganisasian PWI OKU Selatan

Rekam jejak Suardi di organisasi terbilang lengkap. Dari lapangan sebagai wartawan, naik ke kursi redaksi sebagai pimpinan media, hingga masuk struktur PWI. Kombinasi itu yang ia sebut sebagai modal untuk membawa PWI OKU Selatan naik kelas.

“PWI harus jadi rumah besar. Bukan cuma papan nama. Harus hidup, aktif, dan merangkul semua anggota tanpa terkecuali,” kata Suardi saat ditemui, Senin (5/5/2026).

Dalam pemaparannya, Suardi mengurai tiga fokus utama jika kelak diberi amanah:

UKW jadi kata kunci. Ia janji dorong orientasi organisasi untuk anggota baru, pelatihan jurnalistik rutin, hingga fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan. “Wartawan OKU Selatan harus kompeten. Itu harga mati kalau mau profesi kita dihormati,” ujarnya.

Suardi geram dengan praktik jurnalisme yang menabrak etika. Menurutnya, PWI wajib jadi garda depan menjaga kode etik. “Berita boleh cepat, tapi tidak boleh sesat. Independen, akurat, berimbang. Itu sumpah kita,” tegasnya.

Ia anti gaya kepemimpinan satu arah. Setiap program, kata Suardi, harus lahir dari musyawarah. “Organisasi adalah wadah bersama. Setiap langkah dan kebijakan harus dibicarakan secara kolektif demi kemajuan bersama. Tidak boleh ada keputusan segelintir orang,” tandasnya.

Masuknya Suardi dipastikan membuat kontestasi Ketua PWI OKU Selatan kian dinamis. Tahapan penjaringan masih dibuka, peluang kandidat lain muncul sangat terbuka. Adu visi dan program diprediksi jadi warna pemilihan kali ini.

Sejumlah wartawan senior menyambut positif majunya Suardi. “Beliau paham organisasi, paham lapangan. Komunikasi ke semua kalangan juga bagus,” ucap salah satu anggota PWI yang enggan disebut nama.

PWI OKU Selatan sendiri butuh nahkoda baru yang mampu menjawab tantangan zaman: disrupsi digital, hoax yang masif, dan tuntutan profesionalisme wartawan yang makin tinggi.

Pemilihan 2026–2029 yang akan menentukan. Yang jelas, Bumi Serasan Seandanan bakal jadi saksi tarung gagasan para putra terbaik pers daerah.

Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *