EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Petugas keamanan KAI gagalkan tawuran antar pelajar di area rel kereta api

Indramayu, Eternitynews.id

Kenakalan remaja semakin hari tidak menjadi surut malah semakin menjadi apakah gagal pendidikan atau salah didik mungkin juga salah pilih bergaul, hal ini berkumpulnya puluhan anak remaja yang masih duduk di tingkat SMP menutup rel atau jalur kereta lewat mungkin akan melakukan tawuran, peristiwa tersebut sekitar jam 16.30 wib lokasi BH: 342 di KM 147. Setelah diketahui maka petugas keamanan melakukan pembubaran dan melakukan pengamanan serta penangkapan pelaku dibantu dengan warga setelah dilakukan pengejaran.

tiga remaja yang tertangkap lalu amankan di kantor stasiun kereta cilege, desa Temiyang, kecamatan Kroya, kabupaten Indramayu Jawa barat.(5/6/2026)

Konfirmasi dengan kepala stasiun cilege Rusdi menyatakan” memang benar ada kejadian dugaan akan tawuran antar pelajar di jalur rel kereta api setelah ada laporan dari petugas keamanan KAI bahwa banyak anak sekolah sekitar 30 anak lebih berkumpul di tengah rel kereta api dengan maksud dan tujuannya acara Corat coret baju tetapi melakukan penumpukan batu maka akan menggangu perlintasan kereta juga membahayakan banyak orang, maka Satpam langsung mengejar dan membubarkannya ,dari pengejaran tiga pelajar di tangkap oleh warga dan digelandang ke stasiun cilege untuk diproses dan dimintai pertanggungjawabannya dengan menghadirkan masing,-mading orang tuanya untuk dibuat pernyataan sebagai peringatan awal supaya jangan melakukan lagi” terangnya.

Keterangan dari petugas keamanan (Satpam)KAI Endang Repo ” awalnya saya dapat laporan dari masinis bahwa sekitar jam 16.30 WIB banyak anak-anak seusia sekolah SMP lagi berkumpul di tengah jalur rel kereta ,maka dari bekal informasi saya tindak lanjuti ternyata benar sekitar 30 anak lebih sedang di tengah rel kereta lokasi BH 342 KM 147 maka saya bubarkan dan sempat kejar-kejaran maka atas dasar kesadaran warga ada 3 anak yang di amankan oleh warga dan langsung saya serahkan ke kepala stasiun cilege untuk di proses kelanjutannya” tuturnya.

Dari tiga anak pelajar yang di amankan tersebut berinsial S kelas 9 dari Bongas, G kelas 9 Cipaat dan A kelas 8 desa Cipaat semuanya bersekolah di SMPN 2 Bongas, kecamatan bongas- Indramayu.

(S.prant/Kasnadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *