Tanggamus -Asosiasi Perguruan pencak silat Budaya Indonesia ( APPSBI) kabupaten Tanggamus gelar silahturahmi antar perguruan pencak silat yang ada di kabupaten Tanggamus yang di laksanakan di Gedung Balai Desa, Pekon Wayharong, kecamatan Air Naningan kabupaten Tanggamus. Sabtu, 17 Oktober 2026

Dalam kegiatan silahturahmi dan latihan gabungan dihadiri para pembina perguruan pencak silat, Guru Emas Hikas perguruan Amukti palapa tanjung heran, Perguruan Bandrong banten,TTKDH Tunas Mekar,sinar banten, Perguruan Siliwangi kancil putih putra, perguruan seganti serasan muara dua ulu belu, Perguruan Rantai Sebuku tangkit kemuning batu tegi, Perguruan kuntau layang Putih,
Dalam silahturahmi antar perguruan pencak silat yang ada di kabupaten Tanggamus untuk memperat tali silaturahmi dan latihan bersama,dan saling bertukar pengalaman antar perguruan,
Ketua Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia ” Syamsir Alam Nasution dalam sambutan nya mengatakan”kita tetap Istiqomah dalam menjaga kelestarian budaya,dan tetap jalin silaturahmi di semua budaya pencak silat yang ada di Tanggamus ini,dan kita harus tetap jaga kabupaten Tanggamus yang kita cintai ini dan untuk Setiap perguruan yang mengikuti perlombaan Dandim cup tahun 2026 juara 123 tanggal 30 -oktober 2026 tanggal 1november 2026.akan diberangkatkan untuk berkunjung silahturahmi antar budaya pencak silat daerah lampung ke
Banten oleh Bapak Bupati H.Saleh Asnawi
Sementara Ketua KORMI Kabupaten Tanggamus, Lampung. Hilman S.H, menyampaikan sangat apresiasinya terhadap kekompakan dan kekeluargaan seluruh guru guru besar dan pelatih keluarga besar Asosiasi Perguruan pencak silat Budaya Seluruh Indonesia Kabupaten Tanggamus.
Dengan Jargon, “Jaga Budaya Jaga Tanggamus” menjadi spirit yang tak kenal lelah dalam mengawal generasi yang cinta budaya dan cinta indonesia,dan saya sangat bersyukur kita selalu kompak walaupun dalam perguruan yang berada beda namun budaya ini yang harus kita lestarikan dan kita bangkit kan anak anak muda untuk lebih mengenal lagi budaya dan tradisi kita.
( Zulkarnain Lubis)












Leave a Reply