LAMPUNG SELATAN, PALAS – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan pada 17 Juni 2026 dan Hari Raya Kuningan pada 27 Juni 2026, Kapolsek Palas IPTU Suyitno, S.H., bersama Ketua Bhayangkari Ranting Palas Ny. Nining Suyitno menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu yang merayakan.
Melalui pesan resmi yang disampaikan kepada masyarakat, jajaran Polsek Palas menegaskan bahwa perayaan Galungan dan Kuningan bukan sekadar momentum keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kemenangan nilai-nilai kebaikan, kebenaran, dan kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat. Makna Galungan dan Kuningan secara luas dipahami sebagai kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan), yang menjadi landasan penting dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan bangsa.
Dalam ucapannya, Kapolsek Palas mengajak masyarakat untuk menjadikan perayaan suci tersebut sebagai sarana memperkuat toleransi antarumat beragama, menjaga kerukunan, serta meningkatkan rasa saling menghormati di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
“Rayakan momen spiritual Galungan dan Kuningan dengan penuh ketulusan dan makna budaya,” demikian pesan yang disampaikan dalam ucapan resmi tersebut.
Polisi Hadir Jaga Kerukunan
Ucapan yang disampaikan Kapolsek Palas juga mencerminkan komitmen Polri sebagai institusi yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Langkah ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan publik yang inklusif, serta penghormatan terhadap seluruh keyakinan dan budaya yang hidup di Indonesia. Kehadiran Polri dalam setiap momentum keagamaan menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Galungan dan Kuningan Sarat Nilai Moral
Hari Raya Galungan dan Kuningan memiliki makna mendalam bagi umat Hindu sebagai momentum introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meneguhkan komitmen untuk menjalankan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan ini juga mengajarkan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar.
Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, nilai-nilai yang terkandung dalam Galungan dan Kuningan dinilai relevan untuk memperkuat solidaritas sosial, gotong royong, serta semangat kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
Pesan Persatuan dari Palas
Ucapan selamat yang disampaikan Kapolsek Palas dan Bhayangkari menjadi pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Melalui penghormatan terhadap setiap perayaan keagamaan, tercermin komitmen membangun Indonesia yang damai, toleran, dan bersatu.
Perayaan Galungan dan Kuningan tahun 2026 pun diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat persaudaraan lintas agama, serta menjaga kondusivitas wilayah demi terwujudnya masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera.
(Syrm)













Leave a Reply