Oku Selatan
Jumat, 5 Juni 2026
Gema salam baru saja usai. Jamaah satu per satu keluar dari masjid. Namun siang itu di salah satu masjid , langkah mereka terhenti. Di pelataran, Kasat Intel Polres OKU Selatan Iptu Muhamad Soleh, S.E. berdiri bersama anggota. Di tangannya, puluhan kotak nasi masih hangat.

“Silakan, Pak. Bu. Dek. Jumat berkah,” sapa Iptu Muhamad Soleh ramah. Senyumnya tulus. Satu per satu nasi kotak berpindah tangan. Total 50 kotak ludes dibagikan usai Sholat Jumat.
Sasarannya jelas: jamaah, tukang ojek, marbot, hingga warga kurang mampu yang melintas. Tak ada sekat pangkat. Tak ada jarak seragam. Yang ada hanya obrolan hangat dan ucapan syukur.
Aksi Jumat Berkah ini, ujar kasat intel, rutin dilakukan Sat Intelkam Polres OKU Selatan. Bukan pencitraan, tapi ikhtiar merawat kepercayaan publik. “Intel itu tugasnya deteksi dini. Tapi deteksi terbaik adalah lewat hati. Kalau rakyat dekat, info sekecil apa pun sampai ke kita. Keamanan jadi lebih mudah dijaga,” tambahnya.
Setiap Jumat beda rasanya kalau polisi ikut membaur. Adem. Warga jangan sungkan kalau mau cerita.”
Aksi 50 nasi kotak ini mungkin terlihat kecil. Tapi dampaknya besar. Di tengah tugas berat menjaga Kamtibmas, Iptu Muhamad Soleh, S.E. menunjukkan wajah humanis Polri. Bahwa seragam coklat tak hanya identik dengan borgol dan tilang, tapi juga dengan empati dan kepedulian.
sekat antara aparat dan rakyat benar-benar luruh. Diganti sepiring nasi dan senyum tulus usai ibadah.
Romy Batara 94












Leave a Reply