BUAY PEMACA, OKU SELATAN
Puluhan tahun mengabdi sebagai pendidik, Azharudin, S.Pd., M.M., memilih jalan sunyi yang mulia saat pensiun: kembali ke tanah, menjadi petani.
Kepala Sekolah SMA Negeri 01 Tl. Padang, Buay Pemaca, OKU Selatan itu akan resmi purnabakti dalam waktu dekat. Saat dikonfirmasi Eternity News di ruang kerjanya, senen (4/5/2026), Azharudin tersenyum tenang.

“Mengajar di kelas selesai, sekarang waktunya mengajar di sawah. Sama-sama mendidik, cuma muridnya padi dan jagung,” ucapnya sambil menunjuk hamparan sawah di belakang sekolah.
Azharudin sudah 27 tahun jadi guru, terakhir sebagai kepala sekolah. Baginya, pensiun bukan akhir pengabdian. “Jadi petani itu juga sekolah kehidupan. Kita diajar sabar, diajar ikhlas. Hasilnya nggak bisa disulap, harus proses,” katanya.

Ia mengaku sudah siapkan lahan yang telah lama di siapkan Rencananya ngurusi kopi dan ternak sapi“Biar anak muda lihat, sarjana bukan gengsi ke sawah. Pangan itu soal martabat bangsa,” tegas Azharudin.
Sosok yang dikenal tegas namun dekat dengan siswa itu berpesan ke guru-guru muda OKU Selatan. “Jangan takut pensiun. Siapkan rencana. Jangan cuma nunggu SK, tapi siapkan ladang amal baru. Saya pilih cangkul, silakan kalian pilih jalan masing-masing.”
Para guru dan siswa SMAN 01 Tl. Padang mengaku kehilangan. “Bapak itu guru sekaligus bapak kami. Tegas tapi peduli. Sedih beliau pensiun, tapi bangga beliau tetap mau berkarya,” ujar salah satu siswi
—— Romy Batara 94 —–












Leave a Reply