EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

GURU P3K TEWAS DITUSUK DI RUMAH DINAS: SRI KHODIJAH JADI KORBAN, PELAJAR 16 TAHUN BURON

Ipda Redi Saputra SH Pimpin Perburuan. Polsek & Satreskrim OKU Selatan Kejar Pelaku ke Pelosok Desa_
_LP.B/10/VI/2026/SPK/SEK.BUAY PEMACA – 09 Juni 2026

BUAY PEMACA, OKU SELATAN

Tangis duka menyelimuti perumahan guru SMPN 4 Buay Pemaca. Selasa pagi, 9 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, Sri Khodijah, 47 tahun, guru P3K SDN Danau Jaya, meregang nyawa di rumah dinasnya sendiri. Ia ditusuk pelaku yang diduga ketahuan mencuri.

Kini buronan. YS, 16 tahun, pelajar kelas 1 SMPN 4 Buay Pemaca, kabur bersama keluarganya. Polsek Buay Pemaca bersama Satreskrim Polres OKU Selatan tancap gas mengejar.

Peristiwa terjadi cepat. Sri Khodijah baru pulang ke rumah dinas Dusun I Desa Danau Jaya. Begitu buka pintu, ia mendapati perempuan muda di dalam rumah. Diduga pelaku sedang mengacak isi rumah.

Panik, pelaku meraih sebilah pisau dapur sepanjang ±35 cm. Sekali tusukan ke perut, lalu kabur. Dengan darah mengucur, Sri Khodijah masih sempat berlari ke luar rumah meminta tolong.

“Bu Sri teriak minta tolong. Pas saya samperin, beliau sudah bersimbah darah di depan rumah,” kenang Almiadi, 30 tahun, petani saksi pertama, suaranya masih bergetar.

Korban dilarikan ke RSUD Muaradua, lalu dirujuk ke Palembang. Dua hari berjuang melawan luka tusuk, Sri Khodijah dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga korban langsung melapor ke Polsek Buay Pemaca. Polisi olah TKP dan amankan pisau sebagai barang bukti.

Komando perburuan dipegang Ipda Redi Saputra SH, Kapolsek Buay Pemaca. Ia menggerakkan personel Polsek Satreskrim . Koordinasi juga dengan Pemdes Danau Jaya. Rumah-rumah kerabat pelaku disisir.

“Pelaku kami jerat Pasal 466 Ayat 3 UU No. 1 Tahun 2023 KUHP: Penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang. Ancaman 12 tahun penjara. Kami buru sampai dapat,” tegas Ipda Redi Saputra SH.

Sri Khodijah dikenal rekan sejawat sebagai sosok ramah, disiplin, tulus mengajar. sesama guru SD, tak kuasa menahan sedih: “Beliau orang baik. Tidak pernah masalah dengan siapa pun. Kami kehilangan pendidik terbaik.”

Ipda Redi mengimbau warga: jika melihat atau tahu keberadaan YS, segera lapor ke Polsek Buay Pemaca terdekat atau Call Center 110. Identitas pelapor dijamin rahasia.

“Keamanan warga prioritas kami. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum,” pungkas Kapolsek.

Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *