OKU Selatan 18/04/2026
Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali ditunjukkan jajaran Polsek Simpang Polres OKU Selatan. Kapolsek Simpang turun langsung memimpin patroli dialogis ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Sabtu (18/4/2026).
Tak sendiri, Kapolsek didampingi Kanit Samapta, Kanit Intelkam, serta personel piket. Sasaran patroli kali ini adalah SPBU yang menjadi titik kumpul masyarakat dan rawan antrean kendaraan, terutama saat jam sibuk.
“Kami ingin memastikan warga yang beraktivitas di SPBU merasa aman dan nyaman. Patroli dialogis ini juga jadi ajang silaturahmi Polri dengan masyarakat, sekalian menyerap informasi langsung dari lapangan,” ujar Kapolsek Simpang di sela kegiatan.
Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya berdiri memantau situasi. Mereka aktif berdialog dengan manajer SPBU, operator, hingga warga yang sedang mengisi BBM. Beberapa poin penting jadi penekanan.
Pertama, kewaspadaan terhadap tindak pidana 3C: curat, curas, dan curanmor. Petugas mengingatkan pengendara agar tidak meninggalkan kunci di motor dan tetap mengawasi barang bawaan saat mengisi BBM.
Kedua, antisipasi potensi gangguan antrean. Mengingat isu BBM subsidi kadang memicu antrean panjang, personel meminta pihak SPBU menerapkan sistem antrean yang tertib dan transparan. “Jangan sampai ada calo atau yang nyerobot. Kalau ada, laporkan ke kami,” tegas Kanit Samapta.
Ketiga, mitigasi bahaya kebakaran. Petugas mengecek ketersediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), mengingatkan operator untuk melarang warga merokok dan menggunakan ponsel dekat area dispenser. “SPBU ini objek vital. Satu kelalaian kecil bisa fatal. SOP pengisian BBM wajib dipatuhi,” tambah salah satu personel.
Selain menyapa warga umum, patroli juga menyasar sopir truk dan angkutan barang yang kerap istirahat di SPBU. Mereka diimbau agar tidak parkir sembarangan yang memicu kemacetan, serta waspada terhadap modus pecah kaca dan gendam.
Kepada operator SPBU, Kapolsek berpesan agar tidak ragu melapor via Call Center 110 atau nomor HP Bhabinkamtibmas jika melihat aktivitas mencurigakan, orang asing yang bolak-balik memantau, atau transaksi BBM dalam jeriken tanpa surat rekomendasi.
“Kami tekankan, layani masyarakat dengan baik. Jangan ada praktik yang merugikan konsumen. Kalau SPBU aman, warga tenang, ekonomi jalan,” kata Kapolsek.
Kehadiran polisi berseragam di SPBU mendapat respons positif. Warga mengaku lebih tenang saat antre BBM, terutama ibu-ibu dan pengendara malam hari.
“Bagus pak polisinya patroli ke sini. Jadi kami nggak waswas. Kadang suka ada anak-anak nongkrong nggak jelas, kita jadi takut,” kata Hendra, salah satu pengendara motor.
Manajer salah satu SPBU juga mengapresiasi. “Terima kasih sudah diingatkan soal APAR dan SOP. Dengan adanya patroli, karyawan kami juga merasa lebih aman kerja malam,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, patroli dialogis ini bukan kegiatan sekali lewat. Ke depan akan digencarkan secara rutin dengan sistem acak, menyasar titik-titik rawan lain seperti pasar, perbankan, minimarket, hingga objek wisata.
“Ini perintah langsung dari Bapak Kapolres OKU Selatan. Wilkum Polsek Simpang harus aman. Polri hadir, bukan setelah ada kejadian, tapi untuk mencegah,” tegasnya.
Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh SPBU yang disambangi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas lancar, tidak ditemukan antrean berlebihan maupun aktivitas mencurigakan. Personel juga membagikan stiker imbauan kamtibmas dan nomor layanan Polsek Simpang kepada operator SPBU.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan humanis.
Romy Batara 94












Leave a Reply