Lampung Selatan //Eternitynews.id //Pergerakan arus balik Lebaran 2026 pada H+6 di lintasan Sumatera–Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni menunjukkan tren penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu, meski beberapa kategori kendaraan mengalami peningkatan.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 (pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat sebanyak 112 trip kapal beroperasi. Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 111.589 orang, atau turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 125.406 orang.
Dari sisi kendaraan, sepeda motor tercatat meningkat signifikan. Pada H+6, sebanyak 11.661 unit roda dua menyeberang, naik 17,9 persen dari tahun lalu yang mencapai 9.891 unit. Sebaliknya, kendaraan roda empat mengalami penurunan menjadi 14.142 unit atau turun 16 persen dibandingkan 16.844 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, kendaraan logistik berupa truk tidak tercatat menyeberang pada H+6 atau turun 100 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.149 unit. Jumlah bus juga mengalami penurunan, yakni 762 unit atau turun 20,2 persen dari 955 unit tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+6 mencapai 26.565 unit, turun 7,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 28.839 unit.
Adapun akumulasi pergerakan sejak H-10 hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat 1.148.252 orang, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.120.046 orang. Total kendaraan juga mengalami kenaikan sebesar 4,6 persen menjadi 275.622 unit dari sebelumnya 263.481 unit.
Arah Sebaliknya, Pergerakan dari Jawa ke Sumatera Cenderung Stabil
Di sisi lain, arus kendaraan dan penumpang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak juga menunjukkan dinamika tersendiri.
Data Posko Merak mencatat sebanyak 128 trip kapal beroperasi selama periode yang sama. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 60.978 orang, turun 3,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 63.280 orang.
Kendaraan roda dua tercatat meningkat 22,3 persen menjadi 1.935 unit dari 1.582 unit tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat turun tipis 3,2 persen menjadi 7.897 unit dari 8.160 unit.
Berbeda dengan lintasan sebaliknya, jumlah truk justru mengalami kenaikan sebesar 12,1 persen menjadi 1.337 unit dari 1.193 unit. Sedangkan bus turun 11,9 persen menjadi 732 unit dari 831 unit tahun lalu.
Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+6 mencapai 11.901 unit atau naik 1,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.766 unit.
Untuk periode kumulatif H-10 hingga H+6, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.266.794 orang, meningkat 2,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.238.326 orang. Sementara total kendaraan tercatat 319.121 unit atau naik 6,4 persen dari 299.824 unit.
Secara umum, arus balik Lebaran 2026 di lintasan utama Jawa–Sumatera masih terpantau terkendali dengan fluktuasi jumlah penumpang dan kendaraan yang menunjukkan dinamika berbeda di masing-masing kategori.
(Syahrim)














Leave a Reply