MUARADUA, 6 November 2026
Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid At-Taubah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muaradua pada Jumat (6/11/2026). Sejumlah pegawai dan warga binaan berkumpul untuk melaksanakan kegiatan rutin Jumat BERGEMA — Berdoa dalam Gerakan Munajat dan Yasin Bersama, sebuah program pembinaan kerohanian yang telah menjadi bagian penting kehidupan di lingkungan lapas ini.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan doa bersama dan munajat tulus memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Bagi warga binaan, momen ini menjadi waktu untuk merenung, memohon ampun, dan memantapkan hati agar semakin kuat menjalani masa pembinaan
Kepala Lapas Kelas IIB Muaradua, Hero Sulistiyono, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan upaya sungguh-sungguh membangun karakter yang lebih baik:
“Melalui Jumat BERGEMA, kami ingin seluruh warga binaan dan pegawai senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan diharapkan menjadi pondasi perubahan sikap — membentuk pribadi yang lebih jujur, bertanggung jawab, dan bermanfaat. Bagi warga binaan, bekal inilah yang paling berharga saat mereka kembali ke masyarakat kelak,” ujar Hero Sulistiyono.
Lebih dari sekadar sarana beribadah, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan. Petugas dan warga binaan berdampingan dalam kebaikan, menciptakan suasana yang damai, harmonis, dan saling menghargai. Semangat spiritual, kedisiplinan, dan nilai moral terus ditumbuhkan agar lingkungan pemasyarakatan tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga kondusif dari hati.
“Perubahan yang sejati dimulai dari hati. Semoga gema Yasin dan doa ini membawa keberkahan bagi kita semua, dan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.
Penulis
Romy Batara 94














Leave a Reply