PALAS, LAMPUNG SELATAN — ETERNITYNEWS.ID |Dewi Pujie Wahyuni, S.Sos., seorang ibu rumah tangga yang resmi mencalonkan diri sebagai Pergantian Antarwaktu (PAW) Kepala Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, membawa semangat pengabdian dan harapan untuk ikut mendorong kemajuan desa.(27/10/2026)
Dengan nomor peserta 01, Dewi menyatakan bahwa keputusannya untuk maju bukan semata-mata demi jabatan, melainkan didasari niat tulus untuk mengabdikan diri kepada masyarakat serta berkontribusi bagi kemajuan Desa Bangunan.
Baginya, jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan yang memberikan kewenangan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya mencalonkan diri sebagai PAW Kepala Desa Bangunan bukan karena mengejar tahta dan harta. Namun, dengan tulus saya ingin mengabdikan diri untuk kemajuan desa. Saya memohon doa serta dukungan dari masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan Dewi.
Mengedepankan Pengabdian dan Kepedulian
Pencalonan Dewi menjadi kesempatan untuk menyampaikan harapan tentang kepemimpinan desa yang dekat dengan masyarakat, mengedepankan musyawarah, serta memberikan ruang bagi aspirasi warga.
Dalam menjalankan pemerintahan desa, kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat berharga. Karena itu, semangat pengabdian perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, keterbukaan dalam pelayanan, serta kesungguhan memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Dewi diharapkan dapat membawa semangat kebersamaan dalam membangun Desa Bangunan. Sebab, kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh seorang pemimpin, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat, kerja sama seluruh unsur desa, dan komitmen bersama untuk menjaga persatuan.
Bagi seorang calon pemimpin, dukungan masyarakat tentu merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan tanggung jawab, bukan sekadar janji.
VISI: Mewujudkan Desa Bangunan yang Maju, Amanah, dan Sejahtera
Mewujudkan Desa Bangunan yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera melalui pemerintahan desa yang amanah, pelayanan yang humanis, pembangunan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, serta semangat gotong royong yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran dan religiusitas.
MISI: Mengabdi dengan Hati, Bekerja dengan Amanah
- Meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Mendorong pelayanan administrasi desa yang ramah, tertib, transparan, dan tidak membeda-bedakan warga.
-
Mengutamakan kepentingan masyarakat. Menampung aspirasi warga dan memperjuangkan kebutuhan desa melalui musyawarah serta mekanisme pemerintahan yang berlaku.
-
Mendorong pembangunan yang merata. Mengupayakan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum berdasarkan skala prioritas serta kemampuan anggaran desa.
-
Memperkuat semangat gotong royong. Mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, kerukunan, dan kepedulian sosial demi kemajuan Desa Bangunan.
-
Mendukung pemberdayaan masyarakat. Mendorong potensi pemuda, perempuan, pelaku UMKM, dan kelompok masyarakat lainnya agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan desa.
-
Menjunjung tinggi amanah dan tanggung jawab. Mendorong tata kelola pemerintahan desa yang tertib, terbuka, bertanggung jawab, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
-
Menanamkan nilai religius dan kepedulian sosial. Mengajak masyarakat memperkuat nilai keimanan, akhlak, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan Religius: Jabatan Adalah Amanah, Pengabdian Adalah Kemuliaan
Dalam kehidupan, kedudukan dan jabatan bukanlah ukuran utama kemuliaan seseorang. Yang lebih berarti adalah bagaimana seseorang menggunakan kepercayaan yang diberikan untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah An-Nisa ayat 58, yang memerintahkan agar amanah disampaikan kepada yang berhak dan keputusan ditetapkan dengan adil.
Nilai tersebut menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.
“Jangan jadikan jabatan sebagai jalan untuk meninggikan diri, tetapi jadikanlah pengabdian sebagai jalan untuk memberi arti. Sebab, kemuliaan seorang pemimpin bukan terletak pada tingginya kedudukan, melainkan pada ketulusan hati dan manfaat yang dirasakan masyarakat.”
Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat
Melalui pencalonannya sebagai peserta nomor 01, Dewi Pujie Wahyuni, S.Sos., berharap dapat memperoleh doa, dukungan, dan kepercayaan masyarakat Desa Bangunan.
Ia membawa harapan agar semangat kebersamaan tetap terjaga dan setiap langkah menuju kemajuan desa senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Pada akhirnya, pemimpin yang baik bukan hanya mereka yang mampu menyampaikan kata-kata indah, melainkan mereka yang bersedia mendengar, bekerja, dan mempertanggungjawabkan amanah.
“Bismillah melangkah dengan niat yang baik, berikhtiar dengan sungguh-sungguh, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT. Semoga setiap niat tulus untuk membangun Desa Bangunan mendapat rida-Nya serta membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat.”
Semoga proses PAW Kepala Desa Bangunan berlangsung dengan tertib, damai, dan menjunjung tinggi persaudaraan. Perbedaan pilihan hendaknya tidak memutus silaturahmi, karena persatuan masyarakat merupakan salah satu modal terpenting untuk membangun desa yang lebih baik.
(Syah)












Leave a Reply