MUARADUA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua menggelar rapat penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat manajerial maupun nonmanajerial, Selasa (15/09/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperteguh komitmen bersama agar pelayanan dan pelaksanaan tugas berjalan semakin profesional, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rapat yang berlangsung di lingkungan kantor Lapas Muaradua ini menempatkan integritas sebagai nilai paling mendasar yang tidak dapat ditawar dalam setiap langkah pengabdian. Bukan sekadar memenuhi target pekerjaan, melainkan memastikan setiap amanah dijalankan dengan kejujuran, kedisiplinan, dan kepatuhan penuh terhadap aturan yang berlaku.
Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono, dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan tugas pemasyarakatan menuntut ketulusan dan keteguhan hati. Setiap petugas diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku, baik saat berinteraksi dengan warga binaan, sesama rekan kerja, maupun masyarakat luas.
“Integritas bukan sekadar kata-kata di atas kertas, bukan sekadar slogan di dinding. Integritas harus hidup dalam setiap tindakan kita sehari-hari. Setiap petugas memikul tanggung jawab menjaga nama baik organisasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan amanah kepada kita,” tegas Hero Sulistiyono di hadapan seluruh jajaran.
Ia menambahkan, pelayanan pemasyarakatan yang baik tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, melainkan dari ketulusan hati, ketegasan sikap, dan keteladanan yang ditunjukkan oleh setiap insan di lingkungan lembaga ini.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh jajaran juga diingatkan untuk mempererat komunikasi dan kekompakan antar bagian. Setiap permasalahan yang muncul di lapangan diharapkan segera dikomunikasikan dan diselesaikan bersama, tanpa ditutup-tutupi, dengan tetap berpedoman teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak boleh ada sekat-sekat kepentingan pribadi yang mengganggu jalannya pelayanan publik.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mencegah praktik penyimpangan sekecil apa pun yang dapat merusak citra lembaga dan meruntuhkan kepercayaan yang sudah dibangun dengan susah payah.
Sebagai hasil dari rapat ini, Lapas Muaradua secara tegas menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, transparan, dan berintegritas. Seluruh arahan yang disampaikan akan diterapkan langsung dalam tugas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang bersih, pelayanan yang memuaskan, serta pembinaan yang benar-benar bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat.
Masyarakat luas berharap langkah-langkah nyata ini terus dipertahankan, sehingga Lapas Muaradua benar-benar menjadi lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya menjaga keamanan, melainkan juga menjaga keadilan dan kepercayaan rakyat.
Penulis
Romy Batara 94














Leave a Reply