EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Dana Penyertaan modal BUMDES untuk program ketahanan pangan senilai Rp. 310 juta di duga raib

Indramayu, Eternitynews.id

Pemerintah selalu memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat demi perubahan perekonomian dalam hal ini penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yakni BUMDES Jayamakmur, Desa Jayamulya, kecamatan Kroya, kabupaten Indramayu Jawa barat sebesar Rp.310 juta pada tahun anggaran 2025 namun sangat disayangkan anggaran yang di gelontorkan itu raib atau tidak jelas karena sampai saat ini laporan pertanggungjawabannya belum ada dan yang paling disinyalir penyelewengan anggaran itu saldo kas BUMDES nol besar. Konon katanya rincian alokasi dana tersebut untuk buat kandang kambing, beli kambing sebanyak 66 ekor tapi 55 ekor mati tanpa ada keterangan medis sisa 11 ekor, jual beli gabah, sewa gudang.

Hasil konfirmasi(31/7/2026) dengan Arya Darma ketua BUMDES Jayamakmur sampai periode 2025 dalam pengakuannya menyatakan” memang benar pada masa periode itu saya sebagai ketua BUMDES nya dan kami akui telah menerima pemberian modal dari pemerintah desa jayamulya yang berasal dari Dana Desa sebesar Rp.310 juta untuk program ketahanan pangan ,maka kami kelola pengunaannya untuk jual beli gabah, sewa gudang, membuat kandang kambing, membeli kambing 66 ekor, dan berjalannya waktu pembelian gabah tidak diperbolehkan, kambing sebanyak 55 ekor mati ,sisa 11 ekor dan kami akui tidak ada bukti keterangan medisnya ,mengenai laporan pertanggungjawaban belum kami buat dan saldo kas BUMDES nol besar alias nihil dan kaitan adminitrasi itu urasannya bendahara karena dia yang megang dan mengelola anggarannya” terang Arya .

Keterangan dari Sarjani selaku bendahara menyatakan ” terkait masalah anggaran yang Rp.310 juta itu memang dapat transfer dari Dana Desa untuk program ketahanan pangan di tahun anggaran 2025 pengunaannya apa yang telah di sampaikan oleh ketua BUMDES itu adapun secara rincinya ketua yang lebih tahu dan saya hanya merekap apa yang telah dilaksanakan, mengenai laporan pertanggungjawaban pengunaan anggaran itu saya akui belum ada laporannya, kalaupun ada bahasa itu urusan bendahara ya jelas salah lebih lagi menyudutkan saya . Mengenai kas saldo BUMDES bukan nol besar tapi hanya Rp. 900.000; saja juga terkait kematian kambing yang sebanyak 55 ekor memang benar tidak ada pembuktian secara medis hanya sebatas foto dan sampai saat ini semua kegiatan yang telah di kerjakn itu secara administrasi belum saya laporkan bentuk pertanggungjawabannya” jelas Sarjani.

(S.prant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *