MUARADUA 30/07/2026//Media Cetak Nasional //Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memberikan dukungan penuh terhadap rencana strategis Pembangunan Bendungan Pengendali Sedimen Danau Ranau. Dukungan resmi ini disampaikan langsung Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., dalam Rapat Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Lingkungan yang digelar di Ruang Nagara Bhakti Pemkab OKU Selatan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah awal persiapan proyek yang akan dibiayai melalui SBSN Tahun Anggaran 2027.
Dalam pertemuan bersama perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Bupati menegaskan rencana pembangunan ini sangat tepat dan mendesak demi menjaga kelestarian ikon wisata sekaligus sumber kehidupan masyarakat itu. “Kami sepenuhnya mendukung rencana ini. Danau Ranau adalah harta tak ternilai yang harus kita jaga agar tetap terawat dan bisa diwariskan dengan baik kepada generasi mendatang,” ujar Abusama.
Selain mencegah pendangkalan dan menjaga ekosistem danau, Bupati menekankan proyek ini harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga. Ia berharap pembangunan ini sekaligus menjadi benteng pertahanan agar banjir yang pernah melanda wilayah Warkuk Ranau Selatan pada tahun 2022 tidak terulang kembali. Lebih jauh, ia mengusulkan agar fasilitas pintu air irigasi juga menjadi bagian dari desain pembangunan untuk membantu penyediaan air bagi lahan persawahan warga di sekitar aliran sungai.
“Jangan hanya berfungsi menahan sedimen, mari kita optimalkan agar juga bermanfaat bagi pertanian warga. Di sana banyak lahan pertanian yang membutuhkan pengairan teratur,” tegasnya.
Bupati juga menginstruksikan para Camat dan Kepala Desa untuk segera menyosialisasikan rencana ini kepada masyarakat luas, agar tidak ada kesalahpahaman dan seluruh pihak memahami manfaat besar dari proyek ini. Apabila muncul pandangan berbeda, hal itu harus diselesaikan melalui komunikasi yang baik agar tidak ada satu pun pihak yang dirugikan.
Sementara itu, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII menjelaskan, kajian mendalam menunjukkan pendangkalan Danau Ranau yang disebabkan aliran sedimen dari sembilan sungai yang bermuara ke danau menjadi salah satu pemicu banjir besar di tahun 2022. Danau Ranau menjadi salah satu dari tiga danau utama di Indonesia yang diprioritaskan penanganannya. Hingga saat ini, sebagian besar dokumen persiapan telah rampung dan tinggal menyelesaikan dokumen kajian lingkungan sebelum diajukan ke Bappenas.
Turut hadir dalam rapat ini Wakil Bupati OKU Selatan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Dinas PUPR, Camat Warkuk Ranau Selatan, Camat Banding Agung, serta tokoh masyarakat setempat. Dukungan Pemkab OKU Selatan menjadi landasan kuat agar proyek vital ini segera terwujud demi keselamatan dan kemakmuran masyarakat di kawasan Danau Ranau.
Penulis
Romy Batara 94
















Leave a Reply