TANGGAMUS, LAMPUNG
17/07/2026
Guna menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung kembali menggelar razia menyeluruh di blok hunian warga binaan pada Kamis malam (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan lembaga dalam memberantas keberadaan alat komunikasi ilegal, narkoba, serta benda lain yang berpotensi mengganggu ketertiban di dalam lingkungan penjara.

Operasi pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kotaagung Ruh Harijadi, didampingi jajaran pejabat struktural dan seluruh petugas pengamanan. Sebelum turun ke lokasi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Sugiyanto memberikan arahan tegas kepada seluruh personel agar bekerja secara teliti, profesional, namun tetap menjaga sikap humanis kepada warga binaan.

“Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Bersikaplah manusiawi, namun jangan beri ruang sedikit pun bagi keberadaan telepon genggam ilegal maupun narkoba di sini. Setiap barang terlarang yang ditemukan harus ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Sugiyanto saat memberikan pengarahan.
Pemeriksaan dilakukan secara mendalam di setiap kamar hunian, mulai dari tempat tidur, lemari penyimpanan, hingga celah dan sudut tersembunyi. Petugas memeriksa dengan ketelitian tinggi guna memastikan tidak ada benda terlarang yang lolos dari pantauan. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang yang masuk kategori terlarang dan langsung diamankan sebagai bukti sitaan.
Kalapas Kotaagung menegaskan, seluruh barang hasil temuan nantinya akan dimusnahkan sesuai dengan aturan dan prosedur hukum yang berlaku. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini—razia akan dilakukan secara rutin maupun mendadak sebagai langkah pencegahan dini demi menjaga stabilitas keamanan.
“Kami berkomitmen penuh mewujudkan Lapas Kotaagung yang aman, tertib, serta bebas dari telepon genggam ilegal dan narkoba. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan ketat demi terciptanya lingkungan pembinaan yang kondusif bagi seluruh warga binaan,” ujar Ruh Harijadi.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menekan segala bentuk pelanggaran aturan sekaligus menjamin proses pembinaan warga binaan berjalan lancar sesuai tujuan pemasyarakatan.
Zulkarnain Lubis













Leave a Reply