OKU Selatan 04/04/2026
Polemik pemulangan jenazah Maria Simaremare, staf Bawaslu OKU Selatan, terus bergulir. Komang Wardiasa, anggota Bawaslu OKU Selatan, membantah klaim Ketua Bawaslu, Doni Candra, yang mengaku bertanggung jawab atas pemulangan jenazah tersebut.

Komang menegaskan bahwa pemulangan jenazah adalah inisiatif pribadinya dan tidak melibatkan Doni Candra atau pimpinan lainnya. “Saya membantu keluarga Maria tanpa menggunakan anggaran kantor sama sekali,” tegas Komang.
Namun, Doni Candra terlihat aktif membagikan video proses pemulangan jenazah di media, sehingga menimbulkan dugaan bahwa ia memanfaatkan situasi untuk pencitraan.
Masyarakat OKU Selatan menuntut penjelasan dan klarifikasi resmi dari Doni Candra terkait dugaan penyalahgunaan wewenang ini. “Sangat memalukan melihat seorang Ketua Bawaslu memanfaatkan keluarga korban demi kepentingan pribadi,” ujar salah seorang warga.
Saat dikonfirmasi, Doni Candra mengaku belum mengetahui aturan pemulangan dan santunan jenazah. “Saya belum tau dan belum baca apa bunyi aturan itu,” tegasnya.
Situasi ini membuka ruang diskusi lebih luas mengenai etika dan moralitas pejabat publik dalam menjalankan tugasnya, sekaligus menuntut transparansi dan akuntabilitas demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Polemik ini juga menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan profesionalisme Doni Candra sebagai Ketua Bawaslu OKU Selatan. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas dan kejelasan informasi dapat diberikan kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bawaslu OKU Selatan atau Doni Candra terkait tuntutan masyarakat. Namun, Komang Wardiasa telah meminta agar Doni Candra memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas kesalahpahaman ini.
Romy Batara 94












Leave a Reply