Lampung Selatan // Eternitynews.id // Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terseret ombak di kawasan Batu Rame, Pantai Ketang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (25/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Muhammad Syafiq Sahreza (16), seorang pelajar kelas IX B di SMP Negeri 2 Kalianda, warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan.
Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.47 WIB. Saat itu korban bersama enam rekannya tengah berenang di Pantai Ketang, yang berada tidak jauh dari kawasan wisata Pantai Bintaro, tepatnya di wilayah Batu Rame, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.
Ketujuh remaja tersebut diketahui masuk ke lokasi pantai yang tidak memiliki pengelola melalui akses jalan tidak resmi. Saat sedang mandi di laut, tiba-tiba datang ombak besar disertai angin kencang yang menyeret mereka ke tengah.
Enam rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara Syafiq terseret lebih jauh hingga terpisah dan hilang dari pengawasan. Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh teman-temannya, namun tidak berhasil karena kondisi cuaca yang buruk dan gelombang tinggi.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran Lampung Selatan dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Lampung.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menyampaikan bahwa tim rescue segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan.
“Saat informasi diterima, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan,” ujarnya.
Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan laut sesuai rencana operasi. Namun, pencarian sempat dihentikan pada malam hari karena kondisi ombak tinggi dan keterbatasan penerangan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Rabu pagi dengan membagi area pencarian berdasarkan prediksi pergerakan korban menggunakan metode SAR Map Prediction.
Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 13.15 WIB, sekitar 500 meter dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk dihentikan dan secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Pihak Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi gelombang tinggi. Masyarakat juga diminta untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan serta peringatan cuaca guna menghindari kejadian serupa.
(Syahrim)









Leave a Reply