Sumatera Selatan 26/02/2026
kehilangan satu putra terbaiknya.
Bukan hanya seorang mantan gubernur, tetapi seorang pemimpin yang meninggalkan jejak nyata dalam denyut kehidupan rakyatnya.
H. Alex Noerdin bukan sekadar nama dalam sejarah birokrasi. Ia adalah bagian dari cerita panjang tentang keberanian mengambil keputusan besar. Tentang mimpi yang dulu terasa terlalu tinggi, namun ia paksa menjadi nyata.
Ketika program 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬 dan 𝐁𝐞𝐫𝐨𝐛𝐚𝐭 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬 digulirkan di Sumatera Selatan, banyak yang ragu. Namun bagi ribuan anak yang akhirnya bisa duduk di bangku sekolah tanpa beban biaya, dan bagi keluarga sederhana yang bisa berobat tanpa rasa takut, kebijakan itu bukan sekadar program, namun harapan yang dihidupkan.
Dan ketika orang menyebut Jakabaring, yang terbayang bukan hanya lapangan dan stadion, tetapi kebanggaan. Kawasan yang dahulu sunyi, kemudian disulap menjadi simbol kemajuan dan kepercayaan diri daerah.
Dari tempat inilah Sumatera Selatan berdiri sejajar di panggung nasional dan internasional. Event besar datang, atlet bertanding, dan nama Palembang menggema. Itu bukan kebetulan. Itu adalah visi.
Sebagai Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018, Alex Noerdin dikenal sebagai sosok dengan langkah besar dan keputusan berani. Sejarah akan mencatat bahwa ia adalah pemimpin yang memilih bergerak, bukan diam.
Kini perjalanan itu telah sampai di ujungnya.
Yang tersisa adalah kenangan, karya, dan dampak yang masih dirasakan hingga hari ini. Untuk para siswa yang pernah merasakan sekolah tanpa biaya, Untuk masyarakat yang pernah merasakan layanan kesehatan tanpa takut tagihan. Untuk generasi muda yang tumbuh dengan kebanggaan melihat stadion megah di tanahnya sendiri.
Selamat jalan, H. Alex Noerdin.
Terima kasih atas jejak, atas mimpi, atas keberanian membangun.
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Sumatera Selatan berduka.
Namun warisan perjuanganmu akan terus berjalan.
Romy Batara 94














Leave a Reply