TANGGAMUS 13/02/2026
Kebersihan bukan persoalan sepele. Kebersihan adalah wajah peradaban, sedangkan daerah yang bersih mencerminkan tingkat kemajuan daerahnya. Lingkungan yang terawat mencerminkan ada masyarakatnya.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanggamus Hi Moh. Saleh Asnawi dalam rangka kegiatan Kerja Bakti (Korve) Peringatan Hari Sampah Nasional, Hari Pers Nasional dan Implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang bertempat di Sungai Way Awi, Pekon Negara Batin, Kecamatan Kota Agung Barat. Juma’t, 13/02/2026.
Bupati melanjutkan, Kegiatan hari ini kita laksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2026 lalu, dan Hari Peduli Sampah Nasional tanggal 21 Februari 2026, sekaligus sebagai bentuk nyata implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, pada Rapat koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah tanggal 4 Februari 2026.
” Sungai Way Awi, sungai yang seharusnya menjadi urat nadi kehidupan warga, sungai bukan tempat sampah. Merusak sungai sama dengan merusak sumber kehidupan, memperbesar risiko banjir, penyakit, dan bencana lingkungan di masa depan.Kebersihan bukan persoalan sepele. Kebersihan adalah wajah peradaban, Dan menjaga kebersihan adalah bagian dari keimanan dan tanggungjawab moral kita bersama,”ucap Bupati.

Lanjutnya, secara khusus bupati menegaskan peran strategis dari insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanggamus, bahwa di dalam gerakan kebersihan ini, media tidak hanya berfungsi sebagai sarana kritik terhadap pemerintah, dan kritik itu dijamin oleh demokrasi, tetapi disamping itu, media juga harus menjadi corong edukasi publik.
Media memiliki kekuatan besar untuk menggugah kesadaran kolektif masyarakat, mengubah pola pikir dan perilaku terhadap sampah, menyebarkan praktik keteladanan di tengah masyarakat, kemudian ia mengajak insan pers untuk tidak berdiri di luar perubahan, tetapi ikut terlibat di dalamnya, hadir, untuk melihat langsung, dan menyampaikan kepada publik bahwa menjaga sungai dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.
” Kegiatan Kerja bakti (korve) hari ini bukan kegiatan seremonial, ini adalah Kebulatan tekad bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus serius dan konsisten dalam membenahi tata kelola lingkungan. Saya minta kepada beberapa komponen, yaitu OPD, agar menjadikan kebersihan dan pengelolaan sampah sebagai budaya kerja, Pemerintah kecamatan dan pekon, agar aktif mengedukasi, mengawasi, dan menindak perilaku membuang sampah sembarangan, lalu kepada Dunia Usaha dan Perusahaan, agar berperan nyata melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR), dan masyarakat, agar menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai dan mulai mengelola sampah dari sumbernya,”
” Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar slogan tapi harus hidup dalam tindakan sehari-hari. Aman lingkungannya, sehat warganya, bersih perilakunya, dan indah wajah daerahnya,”pungkas Bupati Tanggamus.
Sementara itu Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman ikut menyampaikan, bahwa PWI Tanggamus, merasa bahagia dan bangga bisa berkolaborasi dengan Pemda Tanggamus, untuk berkomitmen dan turun langsung dalam kegiatan bersih-bersih sampah di Sungai Way Awi ini. Kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial insan pers terhadap lingkungan hidup.Sampah adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya urusan Pemerintah.
Sebagai wartawan, tidak hanya dituntut profesional dalam menyajikan berita, tetapi juga wajib memberikan dampak positif (social responsibility) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui aksi ini, PWI Tanggamus menyampaikan beberapa poin penting yaitu, sinergitas PWI dan Pemda, PWI Tanggamus siap mendukung penuh program Pemkab Tanggamus dalam penanganan sampah, baik di darat, sungai, maupun pesisir pantai, Edukasi Lingkungan, media harus menjadi garda terdepan dalam mengkampanyekan hidup sehat bebas sampah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, kemudian Aksi Terpilah, pihaknya mendorong gerakan pemungutan sampah yang terpilah (organik dan anorganik) untuk memudahkan pengelolaan lanjutan.
” Terimakasih kepada Bupati Tanggamus sebagai bukti Kebulatan tekad pimpinan Daerah untuk melaksanakan penanganan Sampah di Tanggamus menjadi lebih baik dan komprehensif, khususnya dinas Lingkungan Hidup, yang telah memfasilitasi kolaborasi ini, semoga sinergi ini berkelanjutan, tidak hanya hari ini, sehingga Tanggamus akhirnya menjadi daerah yang bersih, asri, dan nyaman,”tandas tegas Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman.
Turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman dan jajarannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi, Camat Kota Agung Barat Zulyadi, Ketua abdesi Tanggamus Mirza, Perwakilan OPD, Kakon Se-kecamatan Kota Agung Barat, Relawan, serta siswa-siswi Sekolah Se-Kota Agung Barat.
Romy Batara 94













Leave a Reply