OKU Selatan 25/03/2026
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus melakukan pembenahan internal guna meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Upaya tersebut diiringi dengan sorotan terhadap kebutuhan mendesak di lapangan, yakni ketersediaan bak penampung air dan mesin penyedot air (alkon) di tingkat desa. Fasilitas ini dinilai krusial untuk mempercepat respons awal penanganan kebakaran, terutama di wilayah yang jauh dari sumber air.
Pembenahan internal mulai terlihat di Posko 1 Kecamatan Muaradua. Posko yang dihuni sekitar 30 personel itu kini berangsur membaik setelah dilakukan renovasi secara swakelola.
Ruang kantor yang sebelumnya sempit telah diperluas, bahkan sebagian perbaikan dilakukan menggunakan dana pribadi personel.
Meski demikian, perbaikan fasilitas posko dinilai belum sepenuhnya menjawab tantangan operasional di lapangan. Dalam kondisi siaga 24 jam, personel Damkar masih kerap menghadapi kendala utama berupa keterbatasan sumber air saat terjadi kebakaran.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan, Rison Effendi, menegaskan bahwa solusi jangka pendek yang paling dibutuhkan saat ini adalah pemerataan bak penampung air yang dilengkapi mesin alkon di setiap desa.
“ Keberadaan bak penampung air dan mesin alkon di desa-desa akan sangat membantu mempercepat penanganan kebakaran, terutama di wilayah yang jauh dari sumber air. Ini menjadi kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi, ” ujarnya. Rabu.(25/03/2026)
Menurut Rison, dukungan infrastruktur tersebut akan memperkuat respons awal sebelum api membesar, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meminimalisasi risiko dan kerugian masyarakat.
Saat ini, Damkarmat OKU Selatan didukung empat posko dengan total sekitar 60 personel. Masing-masing posko dilengkapi armada pemadam, dengan Posko Muaradua memiliki tiga unit mobil Damkar, sementara Posko Simpang, Kisam, dan Banding Agung masing-masing satu unit.
Namun, luas wilayah serta kondisi geografis yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran. Karena itu, pendekatan berbasis desa melalui penyediaan bak air dan mesin alkon dinilai sebagai solusi efektif untuk memperkuat sistem penanggulangan kebakaran berbasis komunitas.
Selain pembenahan sarana, Damkarmat juga terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan profesional, termasuk penggunaan alat pemadam berbasis powder atau serbuk kimia kering.
Dengan pembenahan yang terus berjalan dan dukungan sarana yang tepat sasaran, Damkarmat OKU Selatan optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“ Harapan kami, dengan adanya bak penampung air dan mesin alkon di setiap desa, penanganan kebakaran bisa lebih cepat, tepat, dan efektif,” pungkas Rison.
Romy Batara 94














Leave a Reply