EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Rotasi 29 Pejabat, Bupati Lampung Selatan Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Pelayanan Publik

LAMPUNG SELATAN //Eternitynews.id //Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural serta penunjukan pelaksana tugas (Plt), Rabu (4/2/2026). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

 

Pelantikan yang digelar secara terbuka di Terminal Pasar Inpres Kalianda tersebut melibatkan 29 pejabat definitif, terdiri dari 22 pejabat administrator dan 7 pejabat pengawas. Selain itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama juga menunjuk 7 pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah perangkat daerah strategis.

 

Penataan ini mencakup pengisian jabatan pada dinas teknis, badan, hingga kecamatan yang memiliki peran langsung dalam pelayanan masyarakat. Dari tujuh pejabat yang mendapat tugas tambahan sebagai Plt, masing-masing terdiri dari empat kepala dinas, dua kepala bidang, dan satu kepala subbidang.

 

Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya Syaifulloh, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hermawan, S.H., M.M. sebagai Camat Penengahan, serta Dr. Rudhy Iswandi, S.E., M.Ec.Dev. sebagai Sekretaris Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.

Sementara pejabat yang ditunjuk sebagai Plt antara lain Syaifulloh, S.Pd., M.Pd. sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan, Rahmat Hadi Wijaya, S.STP., M.Si. sebagai Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Devi Arminanto, S.K.M., M.M. sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan.

 

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan instrumen untuk mempercepat kinerja birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif dan responsif.

 

“Penataan jabatan ini saya harapkan mampu mempercepat program pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. Untuk Lampung Selatan yang lebih baik,” ujar Bupati Egi.

 

Pemilihan Terminal Pasar Inpres Kalianda sebagai lokasi pelantikan, menurut Egi, mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan birokrasi dengan realitas masyarakat yang dilayani.

 

“Saya lantik bapak ibu semua di tengah-tengah masyarakat, disaksikan langsung para pedagang yang ada di Pasar Inpres. Ini adalah realita yang terjadi hari ini,” katanya.

 

Ia menambahkan, reformasi birokrasi harus diwujudkan melalui integritas aparatur dan hasil kerja nyata, bukan sekadar formalitas jabatan. Bupati Egi menegaskan membutuhkan pejabat yang mampu bekerja dengan empati, memahami persoalan di lapangan, serta menjadikan pelayanan publik sebagai orientasi utama.

 

(Syahrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *