Kab bandung barat
Upaya membentengi
generasi muda dari ancaman narkoba terus diperkuat melalui seminar bertajuk Penguatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba) dengan mengusung semangat “Ngawangun Generasi Muda kamis 30 april 2026 bertempat di gedung HBS, Panca Waluya”.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif yang memadukan edukasi, budaya, dan kesadaran sosial dalam satu rangkaian acara yang inspiratif.
Tidak sekadar forum diskusi, seminar ini dikemas secara kreatif dengan sentuhan seni dan budaya lokal.

Beragam penampilan seperti tari tradisional, rampak kendang, hingga musik khas Nusantara turut memeriahkan suasana. Puncaknya, drama musikal bertema sosial berhasil menyampaikan pesan kuat tentang bahaya narkoba, menggambarkan dampak nyata yang menyentuh sisi emosional peserta sekaligus memperkuat nilai edukatif.

Adapun narasumber yang terlibat di antaranya perwakilan dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat, Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, serta akademisi Dr. Komarudin, M.Pd. Selain itu, turut hadir pula Berri Rudiman yang memberikan kontribusi dalam kegiatan tersebut. Sebelumnya, perwakilan Kesbangpol Jawa Barat, Drs. Wahyu Wijaya, S.H., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan P4GN tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Irman Nugraha, S.H., M.H., yang menggarisbawahi pentingnya penguatan di berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, sosial, hingga nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, lingkungan yang sehat dan suportif menjadi benteng utama agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Weda Wardiman, S.STP., M.Si. dari Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat menyoroti peran strategis pemerintah daerah dalam memastikan program P4GN berjalan konsisten dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa kebijakan yang aplikatif serta kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat merupakan langkah efektif dalam memutus rantai peredaran narkoba.
Dengan komposisi narasumber yang beragam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta terhadap isu-isu strategis, khususnya yang berkaitan dengan kebangsaan, pendidikan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui pendekatan edukatif yang dipadukan dengan seni dan budaya, seminar ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga gerakan bersama untuk melahirkan generasi Panca Waluya yang sehat, tangguh, dan berkarakter, demi mewujudkan Jawa Barat yang bersih dari narkoba.
Dudy















Leave a Reply