LAMPUNG SELATAN- Dalam rangka mengurai kepadatan arus mudik, Polres Lampung Selatan menerapkan sistem screening tiket serta pemberian stiker penanda kendaraan di sejumlah titik strategis selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Langkah ini dilakukan di beberapa lokasi utama, di antaranya Pos Pengamanan Km 67 B, Km 49 B, Km 20 B ruas Tol Trans Sumatera, Pos Pengamanan Expo Kalianda, Pos Pengamanan Gayam, serta jalur lintas timur sekitar Rumah Makan Tiga Saudara.
Kabag Ops Polres Lampung Selatan, Kompol Deprison, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan yang menuju pelabuhan telah mengantongi tiket sekaligus mengatur distribusi arus kendaraan agar lebih tertib dan terarah.
“Screening ini untuk mengurai kepadatan di pelabuhan. Kendaraan yang sudah memiliki tiket akan kami tandai dengan stiker sesuai tujuan pelabuhannya,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Dalam penerapannya, petugas memberlakukan sistem penandaan warna:
Stiker hijau: untuk kendaraan bertiket tujuan Pelabuhan ASDP Bakauheni
Stiker kuning: untuk kendaraan bertiket menuju Pelabuhan BBJ Bandar Bakau Jaya
Stiker merah: untuk kendaraan penjemput di area pelabuhan
Menurut Deprison, sistem ini memudahkan petugas dalam mengidentifikasi tujuan kendaraan secara cepat di lapangan, sehingga rekayasa lalu lintas dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan bukti tiket, baik dalam bentuk digital maupun cetak. Kendaraan yang telah memenuhi syarat dipersilakan melanjutkan perjalanan sesuai jalur yang telah ditentukan.
Sementara bagi pemudik yang belum memiliki tiket, petugas akan memberikan arahan secara humanis untuk membeli tiket melalui gerai resmi atau loket yang tersedia di sekitar lokasi.
“Kami imbau masyarakat agar sudah memiliki tiket sebelum memasuki kawasan pelabuhan, guna menghindari hambatan saat di lapangan,” tambahnya.
Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi manajemen rekayasa lalu lintas guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Polres Lampung Selatan juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas dan menggunakan kanal resmi dalam pembelian tiket. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan call center 110 yang aktif 24 jam.
Dengan sistem screening dan penandaan kendaraan ini, diharapkan arus kendaraan menuju pelabuhan di wilayah Lampung Selatan dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan kondusif selama periode mudik Lebaran 2026.
(Syahrim)













Leave a Reply