LAMPUNG – Polda Lampung meningkatkan patroli malam hingga menjelang sahur selama bulan Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah aksi balap liar, perang sarung, serta potensi tawuran remaja yang kerap terjadi usai salat tarawih.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan, baik di kawasan perkotaan maupun wilayah pinggiran. Personel gabungan diterjunkan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan imbauan langsung kepada kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengatakan Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbanyak ibadah, bukan ajang unjuk keberanian di jalanan.
“Ramadan adalah bulan suci. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan balap liar maupun aksi yang membahayakan keselamatan,” ujar Yuni, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, patroli dilakukan secara dialogis dan humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif, terutama terhadap remaja yang kedapatan nongkrong hingga dini hari.
Selain patroli rutin, kepolisian juga menggandeng orang tua dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari. Peran keluarga dinilai menjadi kunci utama dalam pencegahan.
Polda Lampung juga telah memetakan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar. Pengawasan diperketat pada jam-jam rawan, khususnya selepas tengah malam hingga menjelang sahur.
Melalui upaya preventif ini, Polda Lampung berharap potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk.
Syahrim














Leave a Reply