EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Revitalisasi Dibatalkan Aliansi pedagang pasar desa kedungwungu tuntutannya menang dan Ono Surono turun ke pasar

Indramayu,

Mendadak situasi dan suasana Pasar desa kedungwungu, Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa barat penuh antusiasme, Minggu (16/2/2026). Ratusan para pedagang pasar menyambut kedatangan ketua DPD PDI perjuangan juga sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, yang hadir bersilaturahmi dan dilanjut berdialog langsung dengan para pedagang pasar pelaku usaha kecil di pasar desa tersebut.

Dalam ‎kunjungan Ono Surono Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan juga wakil ketua DPRD Jawa barat juga turut hadir Ketua Fraksi PDI Perjuangan sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Edi Fauzi, S.I.P bersama jajaran pengurus partai, juga Kuwu desa kedungwungu H.Purwanto dan Kuwu desa Wanguk Edi Winata. Kehadiran mereka disambut antusias penuh ke akraban oleh para pedagang pasar dan tokoh masyarakat setempat.

‎ Dalam kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Maka momentum tersebut menjadi simbol kemenangan aspirasi para pedagang pasar setelah rencana revitalisasi Pasar Wanguk/kedungwungu yang sempat menuai polemik yang akhirnya batal dilaksanakan.

‎ Karena mereka menilai hak guna pakai kios/los yang masih berlaku hingga empat tahun ke depan sampai tahun 2030.
‎Adanya rencana revitalisasi bentuk kekhawatiran akan kehilangan tempat usaha dan sumber kehidupan membuat para pedagang pasar bersatu menyuarakan aspirasinya.

Oleh karena itu kami‎ meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi sebelum mengambil keputusan.

‎“Maka penyampaian aspirasi kami akhirnya didengar. Itu semua tidak lepas atas dukungan wakil rakyat yang membela hak kami sebagai pedagang yang menggantungkan nasib di Pasar desa kedungwungu/Wanguk ini,” ujar Ami, mewakili dari salah satu pedagang pasar.

Pada acara dialog terbuka bersama pedagang, Ono Surono menegaskan” bahwa kami keberpihakan kepada rakyat kecil adalah komitmen yang harus dijaga oleh setiap wakil rakyat.

‎“maka kami akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Bukan hanya persoalan pasar saja tetapi semua aspek yang menyangkut kepentingan rakyat banyak. Saya juga mengucapkan selamat kepada Kuwu baru Desa Kedungwungu dan Wanguk, semoga mampu mengatasi persoalan dengan mengedepankan musyawarah,” tegasnya.

Hal ‎senada juga dari Edi Fauzi menyampaikan bahwa saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kedungwungu serta mendorong untuk percepatan pembangunan di berbagai sektor.

‎“Disini kami tidak hanya bicara tentang pasar, tetapi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

‎Dalam acara silaturahmi turut hadir Pemerintah Desa Kedungwungu yang baru dilantik. Kuwu Kedungwungu, H. Purwanto, menegaskan komitmennya untuk menjaga komunikasi terbuka dengan seluruh pedagang pasar.

‎“Maka hak para pedagang tetap akan kami pertahankan. Namun kewajiban juga tetap harus dipenuhi. Kami himbau harus bersama-sama menjaga aset desa dan meningkatkan pendapatan desa,” katanya.

Pasar desa ini bukan hanya sekadar tempat transaksi ekonomi, tetapi juga denyut kehidupan sosial masyarakat desa yang memiliki nilai historis dan budaya.

‎Suasana atmosfer syukuran terasa kental sepanjang acara sampai usai. Ucap dari para pedagang pasar mengungkapkan rasa terima kasih para wakil rakyat yang dinilai telah membela hak-hak masyarakat terutama pedagang pasar.

Dalam ‎kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa dialog dan musyawarah tetap menjadi jalan utama dalam menyelesaikan persoalan publik.
‎Bagi pedagang Pasar kedungwungu terkait pembatalan dan harapan masa depan para pedagang.

(Sarjo pranoto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *