EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Ketum FERADI WPI Sesalkan Dugaan Ketidakprofesionalan Penyidik Polres Metro Bekasi

Kabupaten Bekasi – Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., Ketua Umum FERADI WPI, Ketua Umum Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia (KAWAN JARI), dan Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan, menyampaikan kekecewaannya terhadap dugaan ketidakprofesionalan seorang penyidik Polres Metro Bekasi.

 

Donny Andretti mengungkapkan bahwa dirinya memiliki janji temu dengan Penyidik Aipda Akhmad Rifa’i Unit II Harda Polres Metro Bekasi untuk memeriksa dua orang saksi terkait aduan dari Hairil Tami. Janji temu tersebut dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB. Donny, sebagai kuasa hukum dari para saksi dan Hairil Tami, telah mempersiapkan diri untuk menghadiri pemeriksaan tersebut.

 

“Saya kemarin sudah sampai di Jakarta dari Semarang dan sudah berkabar ke penyidik Rifa’i bahwa kami akan menghadiri pemeriksaan pukul 10.00 WIB. Saya bermalam di hotel di Jakarta dan pagi ini pukul 6 pagi sudah berangkat menuju Kabupaten Bekasi,” ujar Donny, Senin (9/2/2026).

 

Namun, di tengah perjalanan menuju Polres Metro Bekasi Kabupaten, Donny menerima pesan WhatsApp dari Penyidik Rifa’i yang menginformasikan bahwa pemeriksaan diundur menjadi pukul 13.00 WIB karena ada pengarahan dari Kasat.

 

Donny menyayangkan perubahan jadwal yang mendadak ini, mengingat para saksi juga telah meluangkan waktu untuk hadir di Polres Metro Bekasi pada pukul 09.30 WIB. Ia merasa bahwa perubahan jadwal ini tidak menghargai waktu dan persiapan yang telah dilakukan oleh dirinya dan para saksi.

 

“Saya sangat menyayangkan caranya dan timingnya. Kalau jauh-jauh hari sebelum hari H, okelah kita semua bisa atur ulang jadwal masing-masing. Tapi ini 1 hari sebelumnya sudah saya ingatkan janji temu pemeriksaan saksi pukul 10.00 WIB,” ungkapnya.

 

Donny berharap Kapolres Metro Bekasi dapat memberikan evaluasi kepada penyidik Rifa’i agar sesama penegak hukum dapat saling menghormati dan menghargai waktu. Ia juga menekankan pentingnya menepati janji sebagai seorang aparat penegak hukum.

 

Selain itu, Donny menyebutkan bahwa beberapa anggota organisasinya dari FERADI WPI dan rekan-rekan wartawan juga telah merencanakan untuk hadir dan meliput perkara ini. Namun, perubahan jadwal yang mendadak ini membuat semua rencana tersebut berantakan.

 

Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Penulis: Wilma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *